Terkait Virus Corona, Konjen China Harap Tak Ada Diskriminasi Warganya di Bali

Kompas.com - 04/02/2020, 18:25 WIB
Konjen Republik China di Denpasar Gou Haodong di Kantor Konjen China, Jalan Tukad Badung, Denpasar, Selasa (4/2/2020) sore. KOMPAS.com/IMAM ROSIDINKonjen Republik China di Denpasar Gou Haodong di Kantor Konjen China, Jalan Tukad Badung, Denpasar, Selasa (4/2/2020) sore.

DENPASAR, KOMPAS.com - Konsulat Jenderal China di Denpasar Gou Haodong meminta agar tak ada diskriminasi warganya yang di Bali terkait merebaknya virus corona di China.

Sebab, hingga hari ini masih ada 5.000 warga China yang masih ada di Bali.

Kemungkinan, sebagian dari mereka akan memperpanjang izin tinggal di Indonesia setelah ditutupnya penerbangan ke China mulai 5 Februari.

Baca juga: Konjen China Catat Ada 5.000 Warganya di Bali

Gou Hodong mengaku, telah berkomunikasi dengan hotel-hotel yang ada di Bali.

Dia menyebut, pihak perhotelan berjanji akan memperlakukan dengan baik para turis China yang kebetulan menginap di hotelnya.

"Hotel-hotel juga sudah menyampaikan kepada kami bahwa turis Tiongkok yang terpengaruh kebijakan ini, mereka akan diberikan pelayanan yang layak selama ada di Bali," kata dia, Selasa (4/2/2020) sore.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gou Haodong mengatakan, belum lama ini mendengar adanya penolakan dari sebuah hotel kepada turis China yang akan menginap.

Baca juga: Bupati Bantah Ada Warga Natuna Mengungsi karena Takut Tertular Virus Corona

Ia sangat menyayangkan hal tersebut, sebab para turis ini sudah melakukan pembayaran.

"Ada kasus belakangan ini satu hotel yang saya tidak sebutkan nama di sini. Karena kepanikan virus corona ini menolak turis China," kata dia.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X