Kompas.com - 04/02/2020, 17:32 WIB
Pelaku penculikan terhadap SAW, dihadirkan pihak kepolisian dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Gresik, Selasa (4/2/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHPelaku penculikan terhadap SAW, dihadirkan pihak kepolisian dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Gresik, Selasa (4/2/2020).

GRESIK, KOMPAS.com - Pelaku penculikan anak, Achmad Muzakki Maulana (25), terlihat babak belur saat dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus di halaman Mapolres Gresik, Selasa (4/2/20202).

Warga langsung mengejar pelaku setelah mengetahui SAW (11) diculik. Beberapa warga lain juga langsung menghubungi Polsek Cerme.

Upaya pengejaran itu berakhir setelah mobil pelaku berhenti karena terjebak kemacetan di sekitar perlintasan rel kereta api di Jalan Raya Cerme.

"Warga mendapatkan yang bersangkutan, sempat bertanya-tanya dan (pelaku) sempat dianiaya warga," kata Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, saat rilis pengungkapan kasus di halaman Mapolres Gresik, Selasa (4/2/2020).

Baca juga: Polisi Telusuri Otak Penculikan Anak di Gresik

Warga juga merusak mobil yang dikendarai pelaku. Kusworo mengatakan, pelaku sempat kabur dari amukan warga.

Tapi, pelaku dapat diringkus saat berpapasan dengan mobil patroli polisi yang menuju lokasi kejadian.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pelaku sempat melarikan diri, tapi berpapasan dengan mobil patroli polisi di rel perlintasan kereta kemudian bersama warga melakukan pengamanan terhadap tersangka," tutur Kusworo.

Muzakki mengaku menculik karena dijanjikan sejumlah uang oleh orang tak dikenal melalui aplikasi MiChat. Ia tak pernah bertemu langsung dengan kenalan di aplikasi MiChat itu.

Kusworo menyangkal pelaku sengaja merusak telepon genggam merek Xiaomi untuk menghilangkan jejak otak penculikan. Telepon genggam itu rusak akibat amukan massa.

"Untuk pelacakan akun di MiChat sedang dalam proses, sebab nomor telepon (otak penculikan) tidak ada, menggunakan alamat email," terang Kusworo.

Baca juga: Pelaku Mengaku Belum Pernah Bertemu dengan Otak Penculikan

Polisi menyita telepon genggam dan mobil pelaku.

Sebelumnya, Muzakki menculik SAW (11) yang sedang membeli jajanan di Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Gresik, Senin (3/2/2020).

Muzakki mengaku tergiur melakukan penculikan karena imbalan uang yang dijanjikan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X