Harapan Orangtua Pemain Voli SMA Pengidap Tumor Ganas Sembuh Tanpa Amputasi

Kompas.com - 04/02/2020, 12:05 WIB
Riska Ramadila (17), siswi SMA yang mengidap penyakit tumor ganas saat berada di rumah pamannya di Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Minggu (2/2/2020). KOMPAS.COM/IDONRiska Ramadila (17), siswi SMA yang mengidap penyakit tumor ganas saat berada di rumah pamannya di Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Minggu (2/2/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Erianto (45), orangtua Riska Ramadila mengaku belum mengetahui kapan anaknya diberangkatkan untuk berobat ke Jakarta.

"Saya belum tahu kapan berangkatnya. Sekarang paman sama tantenya yang ngurusin. Di sini (rumah sakit) sudah dua malam," kata Erianto saat dihubungi Kompas.com, Selasa (4/2/2020). 

Selama perawatan di rumah sakit, kata dia, anak sulungnya itu diberikan obat pereda nyeri.

"Pengobatannya banyaklah. Obat penahan sakit dan juga tambah darah. Tambah darah sudah tiga kantong," ujarnya.

Baca juga: Derita Siswi SMA Pemain Voli, Idap Tumor Ganas Sebesar Bola di Kaki

Dia berharap anaknya bisa sembuh dari penyakit tumor ganas tanpa perlu diamputasi.

Pasalnya, berdasarkan pemeriksaan medis beberapa waktu lalu, tumor di kaki kanan Riska harus diangkat dengan cara amputasi.

"Kami berharap jangan sampai diamputasi. Diupayakan cari alternatif lain dulu," ucap Erianto.

Sementara itu, Babinsa Kelurahan Lipat Kain Pelda Nasaruddin mengatakan, seluruh biaya pengobatan siswi kelas 3 SMA Negeri 1 Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau ini ditanggung oleh pihak TNI AD Kodim 0313/Kampar.

"Dua hari yang lalu Riska kita bawa ke Awal Bros untuk meminta rujukan berobat ke Jakarta," ujar Nasaruddin.

Baca juga: TNI Biayai Pengobatan Pemain Voli SMA yang Idap Tumor Ganas ke Jakarta, Keluarga Tolak Amputasi

Dia melanjutkan, saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari dokter RS Awal Bros sebelum memberangkatkan Riska ke Jakarta.

"Belum berangkat (ke Jakarta). Kata (Keluarga Riska) kemarin masih menunggu keputusan dari dokter ahli di Awal Bros. Tapi kalau sudah diputuskan berangkat ke Jakarta kita berangkat untuk dampingi mereka," sebut anggota Koramil 05/Kampar Kiriah itu.

Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial Riska Ramadila warga Kelurahan Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, KabupatenKampar, Riau, mengidap tumor ganas dan tidak memiliki biaya untuk berobat.

 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang, Satgas: Sebenarnya Bisa Dibubarkan, Cuma...

Regional
Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Ratusan TPS di NTT Tak Miliki Listrik dan Jaringan Internet yang Memadai

Regional
Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Turnamen Sepak Bola Ditonton Ribuan Orang Saat PSBB, Kapolres Serang Bilang Tak Tahu

Regional
Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Gegara Unggahan Bernada Sumbang soal Covid-19, Pria Ini Disidang Bupati Banyumas

Regional
Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Pohon Tumbang Timpa Mobil Berpenumpang Lima Orang di Madiun

Regional
Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Prajurit TNI di Perbatasan Amankan Kantong Plastik Isi 4 Bundel Amplop, Diduga untuk Serangan Fajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X