Siswa SMP di Ngawi yang Hilang Tenggelam Akhirnya Ditemukan

Kompas.com - 04/02/2020, 11:17 WIB
Seorang siswa SMP Muhammdiyah di Kabupaten Ngawi tenggelam di waduk Bendo ketika melakukan kegiatan kemah. Hingga minggu sore upaya pencarian korban belum membuahkan hasil. KOMPAS.COM/DOK POLRES NGAWISeorang siswa SMP Muhammdiyah di Kabupaten Ngawi tenggelam di waduk Bendo ketika melakukan kegiatan kemah. Hingga minggu sore upaya pencarian korban belum membuahkan hasil.

NGAWI, KOMPAS.com -  Dimas Hudi (14), pelajar di SMP Muhammadiyah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, sebelumnya dilaporkan tenggelam saat mengikuti kegiatan perkemahan di pingir Waduk Bendo, Desa Gunungsari, Kecamatan Kasreman, Ngawi.

Pada Senin (3/2/2020), Dimas ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.  

Kapolsek Padas AKP Pujianto mengatakan, pencarian siswa SMP tersebtut melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari polisi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta penyelam dari Kabupaten Trenggalek.

Baca juga: Berenang Saat Kegiatan Kemah, Pelajar di Ngawi Tenggelam di Waduk

“Penyelam kita turunkan dari pagi hari. Saat mau ganti tabung oksigen, tiba-tiba tim SAR melihat korban timbul di permukaan air,” ujar Pujianto saat dihubungi, Senin malam.

Mengetahui korban timbul di permukaan air, tim SAR langsung melakukan evakuasi dan korban dibawa ke RSUD Kabupaten Ngawi untuk dilakukan visum.

Pada Senin sore, jenazah siswa SMP Muhammadiyah Ngawi tersebut langsung diserahkan kepada keluarga korban.

“Langsung kita serahkan setelah divisum di RSUD. Keluarga korban langsung menguburkan dan menerima sebagai kecelakaan,” kata Pujianto.

Baca juga: Penculikan Anak di Gresik Gagal Setelah Korban Loncat dari Mobil Pelaku

Sebelumnya, Dimas Hudi (14) pelajar di SMP Muhammadiyah Kabupaten Ngawi Jawa Timur dilaporkan tenggelam saat mengikuti kegiatan perkemahan di pingir Waduk Bendo.

Korban bersama rekannya nekat berenang ke tengah waduk yang memiliki kedalaman hingga 4 meter.

Saat berada di tengah waduk, korban tiba-tiba berteriak minta tolong sebelum akhirnya tenggelam.

Baca juga: 7 Siswa SMP di Malang Terancam Pidana Setelah Bully Temannya



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Regional
8 Hari Jalani Karantina Mandiri, Wagub NTT Dinyatakan Negatif Corona

8 Hari Jalani Karantina Mandiri, Wagub NTT Dinyatakan Negatif Corona

Regional
Janji Dinikahi dan Diberi Ponsel, 2 Remaja Diduga Disetubuhi Mantan Satpam Sekolah

Janji Dinikahi dan Diberi Ponsel, 2 Remaja Diduga Disetubuhi Mantan Satpam Sekolah

Regional
Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray

Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray

Regional
Jalan Menuju Balai Benih Ikan di Belitung Timur Putus Diterjang Banjir

Jalan Menuju Balai Benih Ikan di Belitung Timur Putus Diterjang Banjir

Regional
Berstatus Penyintas, Bupati Karawang Tak Masuk Daftar Disuntik Vaksin Covid-19

Berstatus Penyintas, Bupati Karawang Tak Masuk Daftar Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Bunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang, Agus Mengaku Kesal Korban Persingkat Waktu Kencan

Bunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang, Agus Mengaku Kesal Korban Persingkat Waktu Kencan

Regional
Dihadang Longsor hingga Jalan Kaki ke Desa Terisolir, Ini Perjuangan Relawan Gempa Sulbar

Dihadang Longsor hingga Jalan Kaki ke Desa Terisolir, Ini Perjuangan Relawan Gempa Sulbar

Regional
Terdampak Gempa Sulbar, 50 Perantau Minang Tinggal di Pengungsian

Terdampak Gempa Sulbar, 50 Perantau Minang Tinggal di Pengungsian

Regional
Belasan Rumah dan Mushala Terancam Bencana Tanah Bergerak di Purworejo

Belasan Rumah dan Mushala Terancam Bencana Tanah Bergerak di Purworejo

Regional
Pengungsi Banjir Banjarmasin Butuh Popok, Susu Bayi, dan Obat-obatan

Pengungsi Banjir Banjarmasin Butuh Popok, Susu Bayi, dan Obat-obatan

Regional
Berkas Perkara Kasus Penembakan Mobil Alphard Dilimpahkan ke Kejari Solo

Berkas Perkara Kasus Penembakan Mobil Alphard Dilimpahkan ke Kejari Solo

Regional
Seorang Pejabat Pemkab Jombang Meninggal karena Covid-19, Diduga Punya Penyakit Penyerta

Seorang Pejabat Pemkab Jombang Meninggal karena Covid-19, Diduga Punya Penyakit Penyerta

Regional
12 Hari Buron, Pembunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang Tertangkap

12 Hari Buron, Pembunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang Tertangkap

Regional
Unik dan Menarik, Alasan Syaiful Gunakan Tanda Tangan Berlambang Konoha di KTP

Unik dan Menarik, Alasan Syaiful Gunakan Tanda Tangan Berlambang Konoha di KTP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X