Bantah Telantarkan Penumpang asal NTT di Bandara Ngurah Rai, Lion Air Sebut Hanya Miskomunikasi

Kompas.com - 03/02/2020, 17:51 WIB
Lion Air Group buka 39 rute penerbangan baru dari Bandara Udara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan, Senin (9/12/2019). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARILion Air Group buka 39 rute penerbangan baru dari Bandara Udara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan, Senin (9/12/2019).

DENPASAR, KOMPAS.com - Pihak maskapai Lion Air membantah telah melakukan penelantaran terhadap dua penumpang asal Labuan Bajo, Flores, NTT, di Bandara Ngurah Rai.

Customer Service Lion Air Denpasar Komang Nuardi mengatakan, apa yang terjadi di Bandara Ngurah Rai hanya miskomunikasi semata.

"Perlu kami luruskan tidak ada penelantaran, sebab dari Labuan Bajo ada 7 penumpang yang transit tapi dua penumpang ini saja yang ketinggalan. Kami tidak tahu sebabnya kenapa," kata Komang, saat dikonfirmasi, Senin (3/2/2020) sore.

Baca juga: Lion Air Telantarkan Dua Penumpang asal Flores di Bandara Ngurah Rai

 

Dia ingin meluruskan pernyataan penumpang tersebut dalam pemberitaan sebelumnya yang menilai telah ditelantarkan.

Komang menuturkan, pihak Lion Air telah menerbitkan tiket baru bagi kedua penumpang tersebut agar bisa melanjutkan perjalanan.

"Kami sudah terbitkan tiket baru untuk kedua penumpang, mereka sudah bisa kembali meneruskan perjalanan sesuai tujuan awal," pungkas Komang. 

Sebelumnya, kedua penumpang itu menunda keberangkatan dari Bandara Ngurah Rai, Bali, menuju Ambon, pada Senin (3/2/2020).

Mereka adalah Yohanes M Nandeng dan Benediktus Tiwu, penumpang asal Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Baca juga: Kronologi Porter Lion Air Curi Uang Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu

Menurut penuturan Benediktus Tiwu alias Bedi, semula mereka berencana berangkat dari Labuan Bajo menuju ke Ambon.

Karena tidak ada penerbangan langsung, maka mereka membeli tiket terusan, sehingga harus transit terlebih dahulu di bandara Ngurah Rai Bali.

"Kami sudah beli tiket Labuan Bajo tujuan Ambon. Transit dulu di Ngurah Rai, lalu ke Makasar terus ke Ambon. Tapi sampai di sini (Ngurah Rai) pesawatnya sudah berangkat," ujar Bedi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X