Penghormatan untuk Gus Sholah, Diantar Ribuan Pelayat yang Berlinang Air Mata

Kompas.com - 03/02/2020, 16:57 WIB
Sejumlah kerabat mengangkat peti jenazah almarhum KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah di rumah duka di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta, Senin (3/2/2020).   Pengasuh pondok pesantren Tebuireng, Gus Sholah meninggal dunia pada hari Minggu (2/2/2020) pukul 20.55 WIB setelah menjalani perawatan pascaoperasi jantung di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta dan akan dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga yang berada di dalam kawasan Pesantren Tebuireng, Jawa Timur. ANTARA FOTO/Galih Pradipta GALIH PRADIPTASejumlah kerabat mengangkat peti jenazah almarhum KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah di rumah duka di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta, Senin (3/2/2020). Pengasuh pondok pesantren Tebuireng, Gus Sholah meninggal dunia pada hari Minggu (2/2/2020) pukul 20.55 WIB setelah menjalani perawatan pascaoperasi jantung di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta dan akan dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga yang berada di dalam kawasan Pesantren Tebuireng, Jawa Timur. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

JOMBANG, KOMPAS.com - Jenazah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga di Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Senin (3/2/2020) sekitar pukul 14.00 WIB.

Jenazah Gus Sholah sempat disemayamkan beberapa saat di rumah duka setelah tiba sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca juga: Putra Gus Sholah Tidak Bisa Lupakan 2 Nasihat Ayahnya Ini

Setelah keluarga melakukan shalat jenazah, jenazah adik dari Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid ini dibawa ke masjid induk yang lokasinya bersebelahan dengan rumah duka.

Ribuan pelayat yang sudah sejak dari pagi berkerumun di kawasan pondok langsung berebut mendekat agar bisa berada di barisan depan. Sebagian besar para pelayat meneteskan air mata.

Baca juga: Kenangan Ganjar Bersama Gus Sholah, Pernah Jadi Komentator Bola Dini Hari

Situasinya menjadi cukup dramatis karena banyaknya orang yang berdesak-desakan memasuki masjid itu. Mereka berharap bisa memberi penghormatan terakhir kepada pengasuh Pesantren Tebuireng tersebut.

 

Aparat Polri dan TNI yang berjaga dibantu Banser ekstra sigap melakukan pengamanan agar tetap kondusif.

Baca juga: Gus Sholah Wafat, Yusril Ihza Mahendra: Beliau Tokoh Islam Moderat

Keranda jenazah Gus Sholah diusung dari rumah duka ke masjid yang berada di samping rumah untuk disalati, Senin (3/2/2020).KOMPAS.com/M.AGUS FAUZUL HAKIM Keranda jenazah Gus Sholah diusung dari rumah duka ke masjid yang berada di samping rumah untuk disalati, Senin (3/2/2020).
Seusai dishalati, jenazah Gus Sholah diusung ke lokasi pemakaman yang berada di belakang pesantren.

Lokasi ini merupakan kompleks pemakaman keluarga. Makam KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur hanya berjarak 3 meter dari liang lahat yang disiapkan untuk Gus Sholah.

Sebelum pemakaman dilakukan, beberapa tokoh memberikan sambutan pelepasan, di antaranya Menkopolhukam Mahfud MD, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta Ketua PP Muhammadiyah Haidar Nasir.

Hingga prosesi pemakaman yang berakhir sekitar pukul 15.30 WIB, pelayat masih terus berdatangan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesal E-KTP Tak Kunjung Jadi, Perempuan Ini Ngamuk Sambil Bawa Pisau

Kesal E-KTP Tak Kunjung Jadi, Perempuan Ini Ngamuk Sambil Bawa Pisau

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kontak Senjata di Depan Kantor Bupati Intan Jaya | Ajudan Gubernur Maluku Aniaya Petugas Bandara

[POPULER NUSANTARA] Kontak Senjata di Depan Kantor Bupati Intan Jaya | Ajudan Gubernur Maluku Aniaya Petugas Bandara

Regional
Gara-gara Utang Judi Game Online Rp 766 Juta, Jefri Diculik dan Dianiaya hingga Tewas, Ini Kronologinya

Gara-gara Utang Judi Game Online Rp 766 Juta, Jefri Diculik dan Dianiaya hingga Tewas, Ini Kronologinya

Regional
Dari Arisan RT, 20 Warga Kulon Progo Terpapar Corona, Virus Menyebar hingga ke Pasar Tradisional

Dari Arisan RT, 20 Warga Kulon Progo Terpapar Corona, Virus Menyebar hingga ke Pasar Tradisional

Regional
Fakta Brigadir Kiki Pukul Petugas Bandara, Korban Pendarahan di Hidung, Berujung ke Jalur Hukum

Fakta Brigadir Kiki Pukul Petugas Bandara, Korban Pendarahan di Hidung, Berujung ke Jalur Hukum

Regional
Anggota DPRD Tegal Gelar Pentas Dangdutan Timbulkan Kerumunan, Ganjar: Tahan Diri

Anggota DPRD Tegal Gelar Pentas Dangdutan Timbulkan Kerumunan, Ganjar: Tahan Diri

Regional
Bakal Paslon Tak Lolos karena Status Mantan Koruptor, Ratusan Pendukung Demo KPU Dompu

Bakal Paslon Tak Lolos karena Status Mantan Koruptor, Ratusan Pendukung Demo KPU Dompu

Regional
Kisah Pilu Kakek Mauria, Tak Bisa Melihat karena Matanya Digigit Serangga, Butuh Biaya Berobat

Kisah Pilu Kakek Mauria, Tak Bisa Melihat karena Matanya Digigit Serangga, Butuh Biaya Berobat

Regional
Detik-detik Tahanan Narkoba Tewas Ditembak, Hampir Tabrak Petugas BNNP

Detik-detik Tahanan Narkoba Tewas Ditembak, Hampir Tabrak Petugas BNNP

Regional
Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Regional
Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Regional
KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Regional
Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Regional
Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X