Tiba di Makassar, 10 Mahasiswa Asal Sulsel yang Datang dari China Negatif Virus Corona

Kompas.com - 03/02/2020, 15:11 WIB
Progres konstruksi Rumah Sakit Khusus Pasien Corona di Wuhan, Provinsi Hubei, China, Selasa (27/1/2020). www.scmp.comProgres konstruksi Rumah Sakit Khusus Pasien Corona di Wuhan, Provinsi Hubei, China, Selasa (27/1/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - 10 mahasiswa asal Sulawesi Selatan yang kuliah di China tiba di Kota Makassar, Minggu (2/2/2020).

Dari China, 10 mahasiswa tersebut menggunakan pesawat dan tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. 

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Makassar Darmawali Handoko mengatakan, 10  mahasiswa yang tiba negatif terjangkit virus corona

"Tidak ada masalah, tidak ada gejala apa-apa, aman-aman saja, bukan dari daerah terjangkit. Sekarang masih dalam pemantauan dan tidak ada masalah," kata Darmawali saat diwawancarai di kantor DPRD Sulsel, Senin (3/2/2020).

Baca juga: Sidak Galian C di Sumedang, Wagub Jabar Tutup Aktivitas Tambang Liar

Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan Muhammad Ichsan mengungkapkan, mahasiswa yang tiba di Makassar tersebut tidak berkuliah di Wuhan, daerah tempat virus corona bermula.  

Meski begitu, sewaktu tiba di Makassar, para mahasiswa langsung diperiksa dan ditangani oleh petugas kesehatan di bandara.  

"Jadi seperti yang saya sampaikan, 10 orang itu tidak ada masalah terkait dengan virus karena sudah diperiksa dengan baik di bandara. Itu jaminan," ujar Ichsan. 

Ichsan mengatakan, pemeriksaan kesehatan tidak hanya dilakukan bagi warga yang datang dari China, tapi juga semua pendatang dari negara manapun. 

Saat ini, kata Ichsan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial Sulawesi Selatan untuk mengetahui jumlah warga Sulawesi Selatan yang berada di China. 

"Jadi yang kuasai dinas sosial bagaimana menghubungi keluarganya dan data itu akan disampaikan dengan dinas kesehatan," imbuh Ichsan. 

Baca juga: Menkes: Ada 34 Sampel Suspect Corona yang Diperiksa, Semuanya Negatif

Ichsan mengimbau bagi warga yang datang dari luar negeri dan merasakan gejala demam yang tidak biasa untuk segera memeriksakan ke RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar. 

 "Kalau terasa dia demam dan batuk maka segeralah ke fasilitas kesehatan terdekat untuk diperiksa. Artinya kan belum pasti terinfeksi dengan novel corona virus tapi kalau memang terinfeksi maka segerahlah ke RS Wahidin," tutup Ichsan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.