Pelajar Korban Banjir Bandang Diantar ke Sekolah Naik Mobil BPBD Jember

Kompas.com - 03/02/2020, 09:57 WIB
Para pelajar yang menjadi korban banjir bandang di Jember tetap sekolah diantar petugas BPBD KOMPAS.com/Dokumentasi BPBD JemberPara pelajar yang menjadi korban banjir bandang di Jember tetap sekolah diantar petugas BPBD

JEMBER, KOMPAS.com – Anak-anak yang menjadi korban banjir bandang di Dusun Gending, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Jember, Jawa Timur, tetap masuk sekolah di SD Negeri Klungkung, Senin (3/2/2020).

Mereka diantar oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember menggunakan kendaraan roda empat.

“Sesuai perintah atasan, kami antar anak-anak untuk sekolah,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo kepada Kompas.com saat dihubungi.

Baca juga: Asyik Main Ponsel Saat Turun dari Kapal, Bocah 9 Tahun Jatuh ke Laut

Petugas BPBD Jember sudah bersiaga sejak pagi di lokasi penjemputan, karena khawatir ada anak yang tidak bisa berangkat sekolah akibat jalan yang terputus.

Ada sekitar 19 pelajar yang diantar oleh BPBD Jember menggunakan kendaraan khusus.

Mereka kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah yang dekat dengan tempat pengungsian.

“Kami berlakukan antar jemput. Namun, orangtua anak-anak ada yang tidak mau,” kata Heru.

Baca juga: Hujan Deras, Jalan Nasional Jember-Lumajang Longsor Sepanjang 4 Meter

Namun, sebagian orangtua siswa ada yang tidak mau anaknya diantar.

Mereka memilih mengantar sendiri anaknya.

“Warga malah tidak mau diantar, mereka lewat jalur pintas, padahal kami jam 06.00 WIB sudah stand by, tapi kami tetap melaksanakan perintah pimpinan,” kata Heru.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Tikam Teman Sendiri karena Cemburu Istri Curhat ke Korban Saat Malam Hari

Pria Tikam Teman Sendiri karena Cemburu Istri Curhat ke Korban Saat Malam Hari

Regional
Diduga Lecehkan Ibu Mertua, Oknum Polisi di Gresik Dilaporkan ke Polisi

Diduga Lecehkan Ibu Mertua, Oknum Polisi di Gresik Dilaporkan ke Polisi

Regional
Hasil Tracing Pelatihan Petugas Haji 9 Hari di Surabaya: 4 Peserta Positif Covid-19, 14 PDP

Hasil Tracing Pelatihan Petugas Haji 9 Hari di Surabaya: 4 Peserta Positif Covid-19, 14 PDP

Regional
Aniaya Warga yang Mabuk Saat Pesta Pernikahan, Empat ASN dan 1 Satpam Diamankan

Aniaya Warga yang Mabuk Saat Pesta Pernikahan, Empat ASN dan 1 Satpam Diamankan

Regional
Hadapi Covid-19, Pemkab Aceh Tengah Pangkas 30 Persen Biaya SPPD

Hadapi Covid-19, Pemkab Aceh Tengah Pangkas 30 Persen Biaya SPPD

Regional
Palangka Raya Kekurangan APD, 2.000 Unit Bantuan Kemenkes hanya Untuk 20 Hari

Palangka Raya Kekurangan APD, 2.000 Unit Bantuan Kemenkes hanya Untuk 20 Hari

Regional
UPDATE Corona di Jatim 28 Maret: 77 Positif, PDP 309, ODP 4.568 Orang

UPDATE Corona di Jatim 28 Maret: 77 Positif, PDP 309, ODP 4.568 Orang

Regional
Mudik Gratis dihapuskan, 1.068 Bus Batal Angkut Pemudik dari Jakarta ke Jateng

Mudik Gratis dihapuskan, 1.068 Bus Batal Angkut Pemudik dari Jakarta ke Jateng

Regional
Wali Kota Kediri Umumkan 1 Kasus Positif Covid-19 Pertama

Wali Kota Kediri Umumkan 1 Kasus Positif Covid-19 Pertama

Regional
Tabrakan Maut Truk Kayu Vs Motor di Timika, Pengendara Motor dan 2 Penumpangnya Tewas

Tabrakan Maut Truk Kayu Vs Motor di Timika, Pengendara Motor dan 2 Penumpangnya Tewas

Regional
Jabar Perpanjang Sekolah di Rumah bagi Pelajar hingga 13 April

Jabar Perpanjang Sekolah di Rumah bagi Pelajar hingga 13 April

Regional
Dalam Sehari Dua Minibus Tertabrak KA di Kecamatan Toroh Grobogan, Dua Tewas

Dalam Sehari Dua Minibus Tertabrak KA di Kecamatan Toroh Grobogan, Dua Tewas

Regional
UPDATE Corona di Sulsel 28 Maret: 33 Positif Covid-19, Terbanyak di Makassar

UPDATE Corona di Sulsel 28 Maret: 33 Positif Covid-19, Terbanyak di Makassar

Regional
Pemudik Tetap Nekat Pulang Kampung, Jumlah ODP di Sukabumi Tiba-tiba Melonjak

Pemudik Tetap Nekat Pulang Kampung, Jumlah ODP di Sukabumi Tiba-tiba Melonjak

Regional
Cegah Penyebaran Covid-19, Hendrar Prihadi Pantau Kondisi Masyarakat Semarang

Cegah Penyebaran Covid-19, Hendrar Prihadi Pantau Kondisi Masyarakat Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X