Kompas.com - 01/02/2020, 07:00 WIB
Gerbang menuju kampung herbal di Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Jember, tempat ini sekaligus menuju lahan Taman Nasional Meru Betiri KOMPAS.COM/BAGUS SUPRIADIGerbang menuju kampung herbal di Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Jember, tempat ini sekaligus menuju lahan Taman Nasional Meru Betiri

JEMBER, KOMPAS.com – Dusun Krajan II, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, di Jember, Jawa Timur, merupakan kawasan penyanggah hutan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB).

Menuju ke sana membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan, dengan jarak tempuh 40 kilometer dari Kota Jember.

Sepanjang jalan menuju Desa Andongrejo akan banyak pohon karet milik PTPN XII di sisi kiri dan kanan.

Lalu, ada perumahan perkebunan dengan nuansa klasik. Sebelum memasuki Desa Andongrejo, harus melewati Desa Curahnongko terlebih dahulu.

Kampung Herbal

Kemudian, akan ada gerbang bertuliskan "Kampung Herbal" di pinggir jalan sebelum masuk ke TNMB.

Masyarakat di desa ini mulai memanfaatkan tanaman yang ada di hutan. Mereka mengambilnya, lalu mengolah menjadi berbagai produk yang bernilai ekonomis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahan-bahan alami digunakan untuk membuat produk jamu asam urat, teh kelor, jamu liver, jahe instan dan susu jagung.

Baca juga: Cerita Keluarga Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan Khawatir Terjangkit Virus Corona

Ada juga susu jahe, dodol, bubuk instan lidah buaya, madu dan lainnya.

Produk itu untuk obat asam urat, liver, lambung, ambeien, darah tinggi hingga kolesterol.

Semua produk itu sudah dikemas dengan menarik.

“Semua bahannya kami ambil dari hutan,” kata Sulasmi, pembuat berbagai olahan produk jamu dari kelompok King Betiri.

Menurut dia, King Betiri merupakan kelompok yang dibuat warga. Artinya, saking betiri. Maksudnya, mengambil bahan obat dari hutan Meru Betiri.

“Karna memang di sana tersedia berbagai bahan untuk obat,” tutur Sulasmi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.