KILAS DAERAH

Kilas Daerah Semarang

Esemka Resmi Jadi Kendaraan Dinas Pemkot Semarang

Kompas.com - 01/02/2020, 05:33 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat menjajal mobil Esemka tipe Bima yang menjadi kendaraan operasional dinas pemerintahannya. Dok. Pemkot SemarangWali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat menjajal mobil Esemka tipe Bima yang menjadi kendaraan operasional dinas pemerintahannya.

KOMPAS.com – Mobil buatan Indonesia, Esemka tipe Bima resmi menjadi kendaraan operasional dinas Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Adapun dinas terkait yang menggunakan mobil pabrikan PT Solo Manufaktur Kreasi tersebut adalah Badan Layanan Umum (BLU) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang.

"Hari ini Esemka menjadi bagian dari kendaraan dinas Pemkot Semarang yang peruntukkannya sebagai mobil sarana prasarana BRT Trans Semarang," ujar Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (31/1/2020).

Sementara itu, untuk jumlahnya sendiri, Hendrar mengungkapkan, saat ini baru memiliki dua unit. Namun, tak menutup kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah.

Baca juga: Kemenhan Beli 10 Unit Mobil Esemka

"Ini sudah dua, anggaran perubahan bisa ditambah dua lagi. Kami upayakan konsisten mendorong produk anak bangsa menjadi produk yang berkembang," imbuh Wali Kota yang akrab disapa Hendi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun alasan Hendi memilih Esemka lantaran mobil ini tak kalah canggih dengan mobil keluaran Jepang.

"Esemka Bima 1.3 ini mobil niaga yang keren, tarikannya juga oke karena 1.300 cc. Pokoknya asik enggak kalah sama mobil Jepang, tinggal bagaimana menumbuhkan minat warga," tandas Hendi.

Lagi pula, bagi Hendi, Esemka patut dipertimbangkan karena saat ini mobil tersebut sudah dilengkapi power steering. 

Mobil ini juga sudah bahan bakar gas yang dikombinasikan dengan Pertalite sebab sudah dipasangi converter.

Baca juga: Usulan Desain MPV dan Mobil Mewah Esemka Viral

Soal harga, Pelaksana Tugas (PLT) BLU Trans Semarang Hendrix Setiawan mengungkapkan, jika mobil Esemka Bima 1.3 ada pada kisaran harga Rp 120 juta.

Hendrix menambahkan, dengan harga tersebut Esemka diyakini mampu memenangkan pasar mobil niaga di Indonesia.

Karenanya, Pemkot Semarang melalui BLU Trans Semarang mencoba ikut memperkenalkan Esemka ke masyarakat.

"Ini sekaligus mendukung program Bapak Presiden untuk bisa menggunakan produk lokal," kata Hendrix.

Baca juga: Berkelir Kuning, Esemka Bima Jadi Mobil Operasional TNI AU

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.