Pimpinan Pesantren yang Cabuli Santri di Lhokseumawe Divonis 15 Tahun Penjara

Kompas.com - 31/01/2020, 05:00 WIB
Terdakwa MY, dalam kasus pencabulan di Mahkamah Syariah Lhokseumawe, Kamis (30/1/2020) KOMPAS.com/MASRIADI Terdakwa MY, dalam kasus pencabulan di Mahkamah Syariah Lhokseumawe, Kamis (30/1/2020)

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com - Mahkamah Syariah Kota Lhokseumawe memvonis pimpinan pesantren AI (45) selama 15 tahun dan seorang ustaz, MY (26), selama 8 tahun 9 bulan penjara, Kamis (30/1/2020).

Pembacaan amar putusan dipimpin hakim ketua Azmir dan didampingi hakim anggota, Ahmad Luthfi, serta Kamaruddin Abdullah.

Sedangkan kedua terdakwa didampingi pengacaranya, Armia, Khairil Fadri, Muzakir, Al Kausar, Ade Oscar.

Baca juga: Korban Penculikan dan Pencabulan di Cianjur Jalani Bimbingan Konseling Psikologi

Putusan untuk AI lebih rendah dari tuntutan jaksa yaitu hukuman penjara 16 tahun 6 bulan penjara ditambah restitusi (ganti rugi) sebanyak 30 mayam emas.

Sedangkan untuk MY dituntut 14 tahun 1 bulan penjara ditambah restitusi 10 mayam emas.

“Amar putusan ini sesuai dengan tuntutan kita yaitu Pasal 50 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Syahril usai sidang kepada sejumlah wartawan.

Baca juga: Tersangka Kasus Pencabulan, Ketua KPU Banjarmasin Non Aktif Ditahan

Dia menyatakan akan mempelajari lebih dalam lagi putusan hakim tersebut.

Seementara pihak pengacara kedua terdakwa Armia menyatakan, akan melakukan banding atas putusan itu.

“Kami hormati putusan hakim. Namun ini tidak mempertimbangkan fakta persidangan. Maka kami putuskan banding,” terang Armia.

Menanggapi sikap pengacara, jaksa menghormati langkah hukum yang diambil.

“Kami hormati itu, silakan saja. Itu hak warga negara,” pungkasnya.

Baca juga: Putra Kiai Tersangka Pencabulan Santri di Jombang Dicegah ke Luar Negeri

Sebelumnya diberitakan, AI dan MY diduga mencabuli santri pria di pesantren tersebut. Sebanyak enam santri menjadi saksi dalam kasus itu.

Bahkan, belakangan pesantren ini dipindah dari Kecamatan Muara Dua, ke Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Lulus STM, Pemuda Ini Gagal Begal Sopir Taksi Online di Solo

Baru Lulus STM, Pemuda Ini Gagal Begal Sopir Taksi Online di Solo

Regional
Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Regional
Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Regional
Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Regional
Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Regional
Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Regional
Laporkan Sahbirin Noor ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto

Laporkan Sahbirin Noor ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto

Regional
Sumpah Pengasong untuk Mandiri di Hari Sumpah Pemuda

Sumpah Pengasong untuk Mandiri di Hari Sumpah Pemuda

Regional
Video Viral Penumpang Pesawat Berjubel Bandara Makassar Tanpa Protokol Kesehatan, Ini Kata AP 1

Video Viral Penumpang Pesawat Berjubel Bandara Makassar Tanpa Protokol Kesehatan, Ini Kata AP 1

Regional
Kasus Baru Covid-19 di Kulon Progo Didominasi Kontak Erat Pelaku Perjalanan

Kasus Baru Covid-19 di Kulon Progo Didominasi Kontak Erat Pelaku Perjalanan

Regional
Satgas Covid-19 Kota Sorong Tindak 2.735 Pelanggar Kesehatan, Terkumpul Rp 48,3 Juta Denda

Satgas Covid-19 Kota Sorong Tindak 2.735 Pelanggar Kesehatan, Terkumpul Rp 48,3 Juta Denda

Regional
147.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Menjelang Libur Panjang

147.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Menjelang Libur Panjang

Regional
Hujan Deras, Atap Sentra Kuliner di Malang Tiba-tiba Roboh

Hujan Deras, Atap Sentra Kuliner di Malang Tiba-tiba Roboh

Regional
Komunitas Tari Rayakan Ulang Tahun, 18 Orang Positif Corona

Komunitas Tari Rayakan Ulang Tahun, 18 Orang Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X