Kompas.com - 30/01/2020, 15:56 WIB
Ratusan wisatawan domestik dan asing menikmati pesona sekitar Pura Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, Bali, awal Juni 2012. Obyek ini menjadi salah satu unggulan Pulau Dewata setelah Pantai Kuta di Kabupaten Badung karena letaknya juga berdekatan. Rona tenggelamnya matahari menjadi pemandangan tak terlupakan di Tanah Lot. KOMPAS/AYU SULISTYOWATIRatusan wisatawan domestik dan asing menikmati pesona sekitar Pura Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, Bali, awal Juni 2012. Obyek ini menjadi salah satu unggulan Pulau Dewata setelah Pantai Kuta di Kabupaten Badung karena letaknya juga berdekatan. Rona tenggelamnya matahari menjadi pemandangan tak terlupakan di Tanah Lot.

DENPASAR, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa menyebut pihaknya akan menggelar doa bersama dan berharap virus corona dari Wuhan, China, tak sampai masuk ke Bali.

Astawa mengatakan, doa bersama ini akan digelar di Pura Candi Narmada, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kuta, Badung, Bali, pada Jumat (31/1/2020).

"Kita bersama stakeholder terkait, supaya Bali selamat, rahayu dan dijauhkan dari penyebaran virus tersebut," kata Astawa, Kamis (30/1/2020).

Baca juga: Pemancing Gurita Hilang di Perairan Nusa Dua, Bali

Astawa mengatakan, isu virus corona yang berkepanjangan dikhawatirkan mengganggu iklim pariwisata Bali.

Untuk itu, penting untuk menjaga sumber pendapatan ekonomi Bali ini secara sekala (yang terlihat) dan niskala (yang tak terlihat).

"Bersama-sama ikut mendoakan agar virus tak tertular di Bali," kata Astawa.

Menurut Astawa, dalam penanganan virus corona ini, semua pihak perlu meningkatkan pengawasan.

Menurut dia, Bali sudah melalukan langkah antisipasi, misalnya dengan memasang pendeteksi suhu tubuh di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai.

Ia juga berharap informasi terkait virus corona ini tidak simpang siur.

Sebab, dikhawatirkan isu tersebut dimanfaatkan pihak tertentu untuk menjatuhkan pariwisata Bali.

Baca juga: Dampak Virus Corona, Jumlah Turis China di Bali Zoo Menurun

Selain itu, informasi yang tidak benar juga menimbulkan ketakutan yang berlebihan oleh wisatawan yang hendak berkunjung ke Bali.

Sebelumnya, Astawa menyebut ada 9.000 wisatawan China yang membatalkan perjalanannya ke Bali.

Pembatalan itu terkait wabah virus corona yang berasal dari Wuhan, China.

Astawa menyebut, pembatalan karena adanya peringatan perjalanan dari Pemerintah China.

Baca juga: Dampak Virus Corona, 9.000 Turis China Batalkan Kunjungan ke Bali

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X