Siap Berangkat ke Natuna, Nelayan Pantura Minta Diberi Harga Solar Khusus

Kompas.com - 30/01/2020, 13:48 WIB
Seorang nelayan tengah membeli solar dengan jerigen di stasiun pengisian BBM jenis solar di Pelabuhan Jongor, Kota Tegal, Jawa Tengah, Kamis (30/1/2020)   KOMPAS.com/Tresno SetiadiSeorang nelayan tengah membeli solar dengan jerigen di stasiun pengisian BBM jenis solar di Pelabuhan Jongor, Kota Tegal, Jawa Tengah, Kamis (30/1/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - Puluhan kapal nelayan di Pantura, Kota Tegal, Jawa Tengah, tinggal menunggu izin dari pemerintah untuk berangkat mencari ikan di perairan Natuna, Kepulauan Riau.

Meski sudah siap, para pemilik kapal berharap ada kebijakan khusus mengenai harga solar.

Pasalnya, kebutuhan melaut untuk satu kapal di atas 100 gross tonnage (GT) menuju Natuna membutuhkan puluhan ton solar.

Baca juga: 100 Hari Jokowi: Polemik Natuna

Salah satu tokoh nelayan dan pemilik kapal di Kota Tegal, Tambari, mengatakan perjalanan ke Natuna membutuhkan biaya akomodasi yang lebih besar.

"Terkait nelayan yang akan ke Natuna, memang kami berharap agar BBM solar ada harga khusus. Karena memang cukup jauh," kata Tambari, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (30/1/2020).

Selain itu, nelayan Pantura belum berpengalaman mencari ikan sampai ke Natuna. Sehingga nelayan meminta ada pendampingan dari pemerintah saat perjalanan.

"Selain jauh wilayah penangkapan perikanan, juga nelayan Tegal belum terbiasa melaut sampai ke Natura utara," pungkas Tambari.

Baca juga: Kisah Nelayan Natuna Terasing di Laut Sendiri, Tali Pancing Rusak Ditabrak Kapal Asing

Sebelumnya, 22 kapal telah lolos identifikasi dari Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk diberangkatkan ke Natuna.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Pegawai Positif Covid-19, Dispenda dan Dinperkim Banyumas Ditutup

2 Pegawai Positif Covid-19, Dispenda dan Dinperkim Banyumas Ditutup

Regional
Sujinah Menangis, Uang Rp 165 Juta yang Ditabung di KUD Tak Bisa Diambil

Sujinah Menangis, Uang Rp 165 Juta yang Ditabung di KUD Tak Bisa Diambil

Regional
UMK Papua 2021 Tak Naik, Pemprov: Mungkin karena Pandemi Covid-19

UMK Papua 2021 Tak Naik, Pemprov: Mungkin karena Pandemi Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Naik, KBM Tatap Muka di Kota Magelang Kembali Ditunda

Kasus Covid-19 Naik, KBM Tatap Muka di Kota Magelang Kembali Ditunda

Regional
Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Regional
Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Regional
Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Regional
Penanganan Covid-19, DIY Akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Penanganan Covid-19, DIY Akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Regional
Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Regional
Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Regional
Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Regional
Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Regional
Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Regional
5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X