Kompas.com - 30/01/2020, 10:05 WIB
Ilustrasi pilkada KOMPAS/TOTO SIHONOIlustrasi pilkada

BENGKULU, KOMPAS.com - Anggota Bawaslu Bengkulu, Halid Saifullah menyebutkan terdapat 4 kerawanan konflik di daerah itu menjelang Pilkada di Bengkulu.

Keempat potensi itu yakni netralitas ASN, politik uang, isu SARA, dan penyalahgunaan kewenangan program kegiatan pemda bagi patahana.

"Netralitas ASN, politik uang, isu SAdan penyalahgunaan kewenangan program pemda oleh petahana itu merupakan sejumlah potensi konflik dalam Pilkada. Kita sudah petakan potensi itu tersebar di sejumlah wilayah Bengkulu," kata Halid saat dihubungi Kompas.com, Kamis (30/1/2020).

Baca juga: PDI-P Pastikan Tak Akan Usung Ketua DPD Gerindra di Pilkada Samarinda 2020

Bawaslu dengan sejumlah instansi terutama TNI/Polri melakukan penguatan kelembagaan Bawaslu dari tingkat provinsi sampai dengan desa dengan cara melakukan pengawasan dengan cermat, teliti, dan progresif.

Selanjutnya melibatkan seluruh unsur terkait untuk terlibat aktif melakukan pencegahan dan pengawasan dalam segala potensi perbuatan melawan hukum dalam pilkada.

Melakukan penegakan hukum pemilu secara tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Halid menjekaskan, seluruh daerah di Bengkulu dalam pilkada memiliki potensi rawan konflik.

Di Bengkulu, Pilkada 2020 akan digelar tingkat provinsi untuk pemilihan gubernur dan 8 kabupaten untuk memilih bupati.

Dalam sejarah pilkada, Provinsi Bengkulu terutama Kabupaten Kaur pernah tercatat terjadi kerusuhan pada 2005.

Saat itu massa mengamuk membakar kantor, termasuk kantor KPU Kabupaten Kaur. Massa mengamuk karena tidak terima dengan hasil pemilihan.

Sebelumnya, diberitakan berdasarkan data yang diberikan Divisi Humas Polri, sembilan provinsi dengan tingkat kerawanan tertinggi yaitu, Sulawesi Tengah (55,72) dan Sulawesi Utara (38,09).

Baca juga: Bupati Jember Maju Lagi di Pilkada 2020 dari Jalur Independen

Kemudian, Kalimantan Selatan (37,12), Kepulauan Riau (34,58), Sumatera Barat (27,57), Bengkulu (25,06), Kalimantan Utara (22,14), Jambi (21,81) dan Kalimantan Tengah (10,44).

Pilkada kota dengan tingkat kerawanan tertinggi berada pada tiga daerah. Ketiganya terdiri dari Tomohon (38,09), Bitung (37,12), dan Tangerang Selatan (34,58).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X