Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Jelang Pilwalkot Semarang, Gerindra dan PKS Merapat ke Koalisi PDIP

Kompas.com - 30/01/2020, 09:01 WIB
Silaturahim pihak PKS dan PDIP Kota Semarang sambut pilwalkot 2020 Dok. Pemkot SemarangSilaturahim pihak PKS dan PDIP Kota Semarang sambut pilwalkot 2020

KOMPAS.com – Beberapa partai politik telah membangun koalisi menjelang Pemilihan Wali Kota (pilwalkot) Semarang tahun 2020.

Partai Nasdem dan Golkar menjadi pihak yang telah menyatakan sikap untuk berkoalisi dengan PDIP menghadapi Pilwalkot 2020 mendatang.

Sementara itu, Gerindra Kota Semarang telah menyatakan ada kesepahaman dengan PDIP Kota Semarang dalam menyongsong Pilwalkot.

Baca juga: Pilwalkot Semarang, Golkar dan Nasdem Merapat ke PDI-P Dukung Petahana

Pernyataan itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Semarang Joko Santoso dalam sebuah kesempatan, meski secara non-formal.

Tak hanya Gerindra. Kini, giliran PKS yang mulai membuka silaturahim untuk bersinergi dengan PDIP.

Silaturahim dengan PDIP

Silaturahim dilakukan dengan pertemuan antara pengurus PDIP Kota Semarang dan pihak PKS. Pihak PDIP diwakili Ketua DPC Hendrar Prihadi, Wakil Ketua Fajar Rinawan, dan Sekretaris Kadar Lusman dengan pihak PKS Kota Semarang.

Sementara itu, pihak PKS diwakili Ketua DPC PKS Kota Semarang Suharsono bersama sejumlah jajaran anggota fraksinya di DPRD Semarang.

"Kami dalam rangka silaturahim, menjaga hubungan baik antara PKS dengan PDIP di parlemen, juga membicarakan kemungkinan koalisi jelang Pilkada Kota Semarang 2020,” kata Suharsono dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Ia melanjutkan, meski selama ini berhubungan baik, PKS tetap memiliki mekanisme internal karena rekomendasi berada di Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

"Jadi komunikasi awal ini dalam rangka sinergisitas karena selama ini sudah dibangun di parlemen, di DPRD. Jadi silaturahim ini adalah bentuk positif," ujar Suharsono.

Sebelumnya PKS Kota Semarang, imbuh dia, juga telah berkomunikasi dengan Gerindra terkait Pilwalkot di Ibu Kota Jawa Tengah 2020.

Sementara itu, Kadar Lusman mengatakan, pihaknya menghormati dan menghargai mekanisme internal PKS untuk menghadapi pilwalkot 2020.

Baca juga: Wali Kota Semarang: Kesetaraan Gender Harus Semakin Banyak Diwujudkan

“Namun, kami berterima kasih karena adanya komunikasi yang dibangun dan kesepahaman dalam membangun Kota Semarang," kata Pilus (sapaan akrab Kadar Lusman).

Ia berharap agar semangat Bergerak Bersama yang diserukan Hendrar Prihadi selama ini bisa terus dimaknai ke depannya.

Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya