Cegah Virus Corona, Tenaga Kerja China di Bandung Dicek Kesehatan

Kompas.com - 29/01/2020, 23:37 WIB
Pemkot Bandung  menerjunkan sejumlah petugas dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mengecek kesehatan sejumlah tenaga kerja asing asal China yang bekerja di Stamford School International Dago, Rabu (29/1/2020). KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANAPemkot Bandung  menerjunkan sejumlah petugas dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mengecek kesehatan sejumlah tenaga kerja asing asal China yang bekerja di Stamford School International Dago, Rabu (29/1/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Mewabahnya virus corona yang telah menewaskan ratusan orang di beberapa negara membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung lebih hati-hati.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Bandung  menerjunkan tim khusus untuk mengecek kesehatan sejumlah tenaga kerja asal China yang tinggal di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/1/2020).

"Kami Disnaker menurunkan tiga tim untuk ke 18 perusahaan dan kami menggandeng Dinkes. Kebetulan Kota Bandung ada 47 orang pekerja dari China dari 18 perusahaan," kata Kepala Disnaker Kota Bandung Arief Syaifudin.

Baca juga: Mahasiswa Asal Madiun Diisolasi di RS Soedono, Hasilnya Negatif Virus Corona

Salah satu lokasi yang dijadikan titik pemeriksaan oleh Pemkot Bandung yakni Stamford School Dago.

Menurut dia, beberapa tenaga pengajar di sekolah taraf internasional ini berasal dari China.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami melakukan penyisiran untuk mengetahui sejauh mana dan penanganan dari pihak perusahaan. Kalau tidak terjaga, ini virus bisa menyebar," ucapnya.

Arif menambahkan, pihak Stamford School telah memastikan jika tenaga pengajar asal China telah diperiksa kesehatannya.

"Saya sudah bicara dengan HRD di sini dan Alhamdulillah mereka sudah melakukan pemeriksaan, sehingga tenaga kerja sebanyak empat orang sudah mendapat jaminan. Artinya sudah dilakukan pemeriksaan dari pihak manajemen dan itu sangat kami apresiasi,” ujarnya.

Baca juga: Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Arief mengklaim, jika 47 tenaga kerja asal China tersebut telah diperiksa kesehatannya oleh perusahaan dikhawatirkan tertular virus corona.

Selain itu, kata dia, berdasarkan keterangan pihak sekolah tenaga pengajar asal China di sudah lama tidak pulang ke negara asalnya.

"Yang di sini justru tidak pulang ke China, artinya tidak terkena. Memang ada satu orang yang pulang ke Taiwan tapi sebelum wabah. Jadi keamanannya bisa dijamin," ucapnya.

Baca juga: Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Sementara itu, staf HRD Stamford International School Bandung Purnama Krisnawati menjelaskan, setiap pagi pihak sekolah selalu melakukan prosedur pemeriksaan bagi semua siswa dan tenaga pengajar, bahkan pengantar siswa.

Dia mengklaim sejauh ini tidak ditemukan siswa, guru, maupun staf yang mengalami sakit dengan gejala seperti virus corona.

“Kita setiap pagi ada cek temperatur badan, dan berlaku untuk semua, termasuk pengantar siswa yang masuk areal sekolah,” pungkas Purnama

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X