Kisah Ibu 4 Anak Idap Kanker Stadium 4, Makan Andalkan Belas Kasihan Tetangga

Kompas.com - 29/01/2020, 16:00 WIB
Anik Ismawati (37) didiagnosa mengidap kanker payudara stadium empat dan tinggal di rumah kontrakan kecil berukuran 3 x 5 meter persegi. (SURYA.co.id/Yusron Naufal Putra) Anik Ismawati (37) didiagnosa mengidap kanker payudara stadium empat dan tinggal di rumah kontrakan kecil berukuran 3 x 5 meter persegi. (SURYA.co.id/Yusron Naufal Putra)

KOMPAS.com- Ibu empat anak, Anik Ismawati (37) hanya bisa terbaring lemah di kamarnya di Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.

Saat ditemui Kompas.com di rumahnya, Rabu (29/1/2020) Anik dan empat anaknya tinggal di sebuah rumah kontrakan berukuran 3x5 meter.

Anak-anak Anik berusia 13 tahun, 5 tahun 2 tahun. Sedangkan satu orang merupakan anak angkat berusia 20 tahun.

Baca juga: Masih Jadi Momok, Berikut 5 Cara Kurangi Risiko Kanker Payudara

Andalkan belas kasihan tetangga

Anik Ismawati (37) ibu asal Sidotopo Wetan didiagnosa mengidap kanker payudara stadium empat. (Tribun Jatim/Yusron Naufal Putra) Anik Ismawati (37) ibu asal Sidotopo Wetan didiagnosa mengidap kanker payudara stadium empat. (Tribun Jatim/Yusron Naufal Putra)

Kanker payudara stadium 4 membuat tubuh Anik lemas. Ia saat ini lumpuh dan tak bisa lagi bekerja.

Sedangkan suami Anik sudah lama berpisah, pergi dan tak diketahui keberadaannya.

Anak Anik, Aji Galuh Ramadan (20) mengatakan, untuk menyambung hidup kini mereka mengandalkan belas kasihan tetangga.

"Untuk makan biasanya dikasih tetangga," ungkap Galuh.

Galuh yang sudah bekerja mengaku, mengupayakan biaya pengobatan Anik.

"Gaji saya cuma Rp1,5 juta. Waktu kemoterapi pakai KIS dari pemerintah," ungkap dia.

Baca juga: Pengobatan Kanker Payudara Tanpa Kemoterapi, Bisakah?

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aiptu Edi Mujais, Polisi yang Gendong Pengeras Suara dan Beri Penyuluhan Bahaya Corona Gugur karena Kecelakaan

Aiptu Edi Mujais, Polisi yang Gendong Pengeras Suara dan Beri Penyuluhan Bahaya Corona Gugur karena Kecelakaan

Regional
Jenazah Pasien PDP Covid-19 yang Ditolak Warga Akhirnya Dimakamkan

Jenazah Pasien PDP Covid-19 yang Ditolak Warga Akhirnya Dimakamkan

Regional
Cegah Corona di Jember, Tetapkan KLB hingga Jam Operasional Pasar Dibatasi

Cegah Corona di Jember, Tetapkan KLB hingga Jam Operasional Pasar Dibatasi

Regional
Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Ambon, Dua Orang Tewas Terbakar

Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Ambon, Dua Orang Tewas Terbakar

Regional
UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

Regional
Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Regional
'Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami'

"Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami"

Regional
Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Regional
Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Regional
Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Regional
Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Regional
Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Regional
Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Regional
Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X