Helm Pink dan Sandal Jadi Petunjuk Identitas Mayat Perempuan Terbakar di Tumpukan Jerami

Kompas.com - 28/01/2020, 18:38 WIB
Sabtu (25/1/2020), mayat perempuan ditemukan hangus terbakar di atas tumpukan jerami di Dusun Kedawung, Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur. Kompas TVSabtu (25/1/2020), mayat perempuan ditemukan hangus terbakar di atas tumpukan jerami di Dusun Kedawung, Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Rosidah (18) warga Desa Papring, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi ditemukan tewas dengan kondisi terbakar di atas tumpukan jerami di Dusun Kedawung, desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, Sabtu (26/1/2020).

Sebelumnya polisi sempat kesulitan mengenali korban karena kondisi mayatnya sudah rusak terbakar.

Dilansir dari Kompas TV, Hariyadi Kepala Dusun Kedawung menjelaskan penemuan mayat terbakar diketahui saat salah satu warganya curiga dengan bau tak sedap saat hendak berangkat berkebun.

Baca juga: Mayat Perempuan Tebakar Ditemukan di Tumpukan Jerami, Ada Bekas Cekikan di Leher

Saat mendekati tumpukan jerami sebagai sumber bau, warga tersebut melihat mayat dengan posisi tengkurap.

Ia juga menjelaskan warga sempat melihat ada orang yang sedang membakar di lokasi penemuan mayat tersebut.

"Iya tadi malam habis isya itu ada orang yang membakar. Dikira orang bakar daun. Kan ini di kebun," kata Hariyadi.

Sementara itu Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syaifuddin mengatakan polisi menemukan helm berwarna pink dan sandal wanita tak jauh dari mayat perempuan tersebut.

Baca juga: Satu Keluarga Tewas di Dalam Rumah yang Terbakar di Kalimantan Barat

Arman menduga Rosidah adalah korban pembunuhan karena ada bekas cekikan di leher korban yang membuatnya kehabisan oksigen.

Setelah meninggal, mayatnya dibakar di atas tumpukan jerami. Untuk memperkuat dugaan tersebut polisi telah memeriksa sejumlah saksi.

Mohamad Sodik, paman Rosidah bercerita keponkannya terakhir kali meninggalkan rumah pada Jumat (24/1/2020).

Saat itu Rosidah pamit berangkat kerja di salah satu rumah makan yang ada di Banyuwangi. Hingga Jumat malam, Rosidah tak kunjung pulang dan ponselnya sudah tidak bisa dihubungi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Kompas TV
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 ASN di Banjarnegara Positif Corona, Sebagian di Antaranya Tenaga Medis Puskesmas

11 ASN di Banjarnegara Positif Corona, Sebagian di Antaranya Tenaga Medis Puskesmas

Regional
Menteri Koperasi dan UKM Harap Pelaku UMKM Dapat Topang Perekonomian Babel

Menteri Koperasi dan UKM Harap Pelaku UMKM Dapat Topang Perekonomian Babel

Regional
Gempa Juga Terjadi di Pangandaran

Gempa Juga Terjadi di Pangandaran

Regional
Gara-gara Dituding Curi Ayam, Pria di Tasikmalaya Bakar 3 Mobil Tetangga

Gara-gara Dituding Curi Ayam, Pria di Tasikmalaya Bakar 3 Mobil Tetangga

Regional
Berkunjung ke Aceh Wajib Bawa Surat Hasil Rapid Test

Berkunjung ke Aceh Wajib Bawa Surat Hasil Rapid Test

Regional
Seorang Wartawan Meninggal karena Covid-19, 20 Jurnalis Lainnya Jalani Rapid Test

Seorang Wartawan Meninggal karena Covid-19, 20 Jurnalis Lainnya Jalani Rapid Test

Regional
Duduk Perkara Lembaga Adat Baduy Minta Dihapus dari Destinasi Wisata

Duduk Perkara Lembaga Adat Baduy Minta Dihapus dari Destinasi Wisata

Regional
Satu Keluarga Jadi Korban Kecelakaan Kapal, Ayah Selamat, 2 Anaknya Meninggal

Satu Keluarga Jadi Korban Kecelakaan Kapal, Ayah Selamat, 2 Anaknya Meninggal

Regional
Danjen Akademi TNI: Pemkot Magelang Pindah Saja, Kalau Enggak Nanti Pakai Cara-cara Kita

Danjen Akademi TNI: Pemkot Magelang Pindah Saja, Kalau Enggak Nanti Pakai Cara-cara Kita

Regional
Gempa di Rangkasbitung, Warga Serang Merasa Pusing dan Mual

Gempa di Rangkasbitung, Warga Serang Merasa Pusing dan Mual

Regional
Di Jabar, Satpol PP dan Gugus Tugas Covid-19 Berkolaborasi Awasi Penerapan Protokol Kesehatan

Di Jabar, Satpol PP dan Gugus Tugas Covid-19 Berkolaborasi Awasi Penerapan Protokol Kesehatan

Regional
Kapal Pembawa 84 Ton Ikan ke Jakarta Tenggelam di Perairan Selayar

Kapal Pembawa 84 Ton Ikan ke Jakarta Tenggelam di Perairan Selayar

Regional
Gempa di Rangkasbitung, Guncangan Terasa 5 Detik

Gempa di Rangkasbitung, Guncangan Terasa 5 Detik

Regional
Dikira Bansos Bantuan Covid-19, Ternyata Isinya Narkoba

Dikira Bansos Bantuan Covid-19, Ternyata Isinya Narkoba

Regional
Masih Pandemi, Bali Terima Lagi Wisatawan di Akhir Juli, Pakar Sebut Terlalu Buru-buru

Masih Pandemi, Bali Terima Lagi Wisatawan di Akhir Juli, Pakar Sebut Terlalu Buru-buru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X