Diduga Terjangkit Virus Corona, TKI dari Hongkong Masuk Ruang Isolasi

Kompas.com - 28/01/2020, 16:36 WIB
Direktur RSUD Sidoarjo, dr Atok Irawan KOMPAS.COM/GHINAN SALMANDirektur RSUD Sidoarjo, dr Atok Irawan

SURABAYA, KOMPAS.com - Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang baru saja tiba dari Hongkong dirawat di RSUD Sidoarjo, Jawa Timur, karena diduga terinfeksi virus corona.

Pasien tersebut dilaporkan mengalami demam tinggi, gangguan pernafasan hingga infeksi tenggorokan.

Baca juga: Kisah Mahasiswa Aceh Terisolasi Virus Corona Wuhan, Uang Rp 50 Juta pun Tak Cukup...

Direktur RSUD Sidoarjo, dr Atok Irawan mengatakan, kondisi tenaga kerja wanita yang berasal dari Lombok, NTB, itu kini masih diobservasi. Dia dirawat di ruang isolasi khusus.

"Perempuan 21 tahun ini dari Hongkong, orang Lombok. Kemarin malam, Senin (27/1/2020) masuk ke sini diantar oleh perawat dari klinik PJTKI," kata Atok di rumah sakit, Selasa (28/1/2020).

Baca juga: Beredar Informasi WN China di Purwokerto Terinfeksi Virus Corona, RSUD Margono: Tak Terbukti

Saat tiba di RSUD Sidoarjo, menurut Atok, pasien tersebut diketahui mengalami suhu tubuh di atas normal, yakni 38,8 derajat. Selain itu, dia juga menderita gangguan pernapasan.

Namun, kata Atok, kondisi pasien tersebut sudah berangsur membaik, suhu tubuhnya juga mulai menurun. Meski begitu, sebagai bentuk kewaspadaan, tik medis tetap menanganinya secara intensif.

"Jadi hari ini kondisinya sudah stabil, suhunya sudah 36,5 tidak ada sesak napas, batuk juga berkurang, napasnya sudah normal," tutur dia.

bBaca juga: Orangtua Mahasiswa Aceh: Pak Jokowi, Pulangkan Anak Kami dari Wuhan...

Untuk memastikan bahwa yang bersangkutan suspect corona atau tidak, pihaknya akan melakukan foto toraks. Sebab, meski kondisi pasien sudah membaik, rumah sakit tetap melakukan antisipasi.

"Selain itu, hari ini petugas lab juga akan mengambil sampel untuk dibawa ke laboratorium untuk menentukan apakah ada virus corona atau tidak," tegasnya.

"Untuk sementara waktu pasien ini kita berikan antibiotik, supaya tak ada lagi virus yg masuk, serta obat sakit tenggorokan dan penurun panas," lanjut Atok kemudian.

Baca juga: Ini 8 Langkah yang Harus Dilakukan Perawat Saat Menangani Pasien Pengidap Virus Corona



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X