Gubernur Sumsel Imbau Warganya Tak Berkunjung ke Negara Positif Virus Corona

Kompas.com - 28/01/2020, 16:27 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat meninjau bantuan yang hendak dikirimkan kepada korban bencana banjir bandang Lahat, Jumat (10/1/2020). HANDOUT/HUMAS PEMPROV SUMSELGubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat meninjau bantuan yang hendak dikirimkan kepada korban bencana banjir bandang Lahat, Jumat (10/1/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meminta kepada warganya untuk tidak berkunjung ke negara yang positif terkena virus Corona

Seperti diketahui saat ini ada 16 negara yang sudag terkonfirmasi terkena virus Corona.

"Masyarakat Sumsel saya minta untuk lebih waspada dalam berpergian. Saya harap warga benar-benar mencari informasi, negara mana yang sudah terjangkit, jangan dulu ke sana," kata Herman Deru, Selasa (28/1/2020).

Herman menjelaskan, pemerintah Sumatera Selatan telah melakukan upaya untuk mencegah virus tersebut masuk.

Baca juga: Curhat Mahasiswa Asal Kalsel Terisolasi di China karena Virus Corona: Masker Tinggal 4 Lembar

Upaya tersebut berupa pemasangan thermal scanner disetiap pintu masuk, seperti bandara dan pelabuhan.

Bahkan, Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang saat ini telah menyiapkan ruang isolasi untuk mengevakuasi warga yang terinfeksi virus tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, pihak Imigrasi juga diminta untuk memeriksa setiap tamu yang datang ke Sumatera Selatan dengan teliti.

"Yang diterima masuk ke Sumsel ini kalau bisa yang sehat saja. Ini kewaspadaan kita untuk mengantisipasi virus corona,"ujarnya.

Baca juga: Orangtua Mahasiswa Aceh yang Terisolasi di Wuhan Khawatir Bahan Makanan Habis

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Palembang Amelia menambahkan, seluruh petugas medis sudah disiagakan selama 24 jam penuh untuk melakukan pemeriksaan bagi para wisatawan yang masuk ke Sumsel.

Sampai saat ini, belum ada satu pun wisatawan yang terjangkit virus Corona.

"Selain thermal scanner pemeriksaan pendatang dilakukan dari hasil perjalanan dalam 14 hari terakhir. Jika dalam rentang waktu tersebut, orang itu pernah masuk ke negara terjangkit,akan kita periksa lebih ketat lagi," jelas Amelia.

Selain bandara, ada dua wilayah pelabuhan yang menjadu lokasi pemeriksaan para pendatang dari negara luar. Yakni pelabuhan Boom Baru dan Sungai Lumpur. 

"Untuk di Pelabuhan Sungai Lumpur, petugas yang mendatangi kapal karena pelabuhan ini tidak memiliki dermaga," jelasnya.

Baca juga: Cerita Wali Kota Tarakan Soal Anaknya yang Nyaris Terjebak di China Saat Corona Mewabah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.