Diantar Orangtua, Remaja 17 Tahun di Makassar yang Ikut Keroyok Temannya Serahkan Diri

Kompas.com - 28/01/2020, 16:20 WIB
Ilustrasi pengeroyokan. SHUTTERSTOCKIlustrasi pengeroyokan.

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Satu terduga pelaku pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya pelajar SMA Irwansyah (17)  menyerahkan diri ke Polres Pelabuhan Makassar.

Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Kadarislam mengatakan, tersangka tersebut berinisial AR (17) yang juga merupakan teman sekolah Irwansyah.

AR menyerahkan diri usai sebelumnya tidak terlihat di rumahnya. 

"Satu tersangka pengeroyokan menyerahkan diri dibawa dengan orangtuanya," kata Kadarislam dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (28/1/2020).

Baca juga: Aksi Pengeroyokan Begal dengan Sajam Terekam CCTV, 2 Pelaku Diringkus

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kadarislam mengungkapkan, pelaku menyerahkan diri usai penyidik kepolisian berkordinasi dengan orangtua AR. 

Awalnya, penyidik kepolisian mendatangi rumah AR.

Namun, remaja 17 tahun itu tidak berada di rumahnya.

Kadarislam mengaku masih mendalami motif pemukulan yang dilakukan AR. 

Kadar juga mengungkapkan, hingga kini pihaknya masih mencari pelaku pengeroyokan lainnya.

"Pelaku menyerahkan diri setelah polisi melakukan koordinasi dengan pendekatan secara persuasif terhadap orangtua dan keluarga pelaku," Kadar menambahkan.

Baca juga: Sekelompok Diduga Geng Motor di Bogor Lakukan Pengeroyokan, 3 Orang Luka

Sebelumnya diberitakan, seorang remaja bernama Irwansyah (17) meninggal dunia setelah dikeroyok oleh teman sekolahnya di depan gedung SMP DDI di Jalan Bolu, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Jumat (17/1/2020).

Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Kadar Islam mengungkapkan, Irwansyah meninggal dunia di Rumah Sakit Islam Faisal, Kamis (23/1/2020) malam. 

"Awalnya tidak bilang kalau sudah dikeroyok, setelah diperiksa, dia baru cerita. Tiga hari di rumah sakit baru meninggal," kata Kadar saat diwawancarai, Minggu (26/1/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X