Nasib Suami Istri Pengedar Uang Palsu, Tekor Rp 25 Juta lalu Ditangkap Polisi

Kompas.com - 28/01/2020, 13:00 WIB
Edarkan uang palsu pasangan suami istri dari Madiun diamankan oleh Kepolisian Resor Magetan. Keduanya ditangkap saat beraksi mengedarkan uang palsu dengan cara membelanjakan di 5 pasar di Kabupaten Magetan Edarkan uang palsu pasangan suami istri dari Madiun diamankan oleh Kepolisian Resor Magetan. Keduanya ditangkap saat beraksi mengedarkan uang palsu dengan cara membelanjakan di 5 pasar di Kabupaten MagetanEdarkan uang palsu pasangan suami istri dari Madiun diamankan oleh Kepolisian Resor Magetan. Keduanya ditangkap saat beraksi mengedarkan uang palsu dengan cara membelanjakan di 5 pasar di Kabupaten Magetan

MAGETAN, KOMPAS.com -  Sepasang suami istri bernama Mispandi (48) dan Dewi Derita (46) ditangkap polisi gara-gara mengedarkan uang palsu.

Kedua warga Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, ini ditangkap saat beraksi di salah satu pasar. Mereka telah membelanjakan uang palsu yang mereka punya di lima pasar yang ada di Kabupaten Magetan.

Baca juga: Edarkan Uang Palsu, Pasangan Suami Istri Ini Ditangkap

Kasatreskrim Polres Magetan AKP Sukatni mengatakan, suami istri ini mengaku membeli uang palsu dengan uang asli Rp 25 juta.

“Dari pengakuan pelaku membeli Rp 100 juta uang palsu dengan harga Rp 25 juta,” ujarnya di ruang kerja, Senin (27/1/2020).

Baca juga: Viral Pria di Kalbar Bermain dan Tertawa Saat Digigit King Kobra Berkali-kali, Akhirnya Tewas

Sukatni menambahkan, dari pelaku, polisi mengamankan 9 bundel uang palsu pecahan Rp 100.000 bertuliskan "mainan" pada uangnya. Totalnya Rp 9 juta. 

Saat ini, polisi masih menelusuri sisa uang palsu pelaku yang berjumlah sampai Rp 90 juta. Polisi juga masih menyelidiki dari mana pelaku membeli uang palsu tersebut.

“Kami masih melakukan pendalaman di mana pelaku membeli uang palsu dan di mana sisa uang palsu disimpan,” ucap Sukatni.

Baca juga: Kisah Mahasiswa Aceh Terisolasi Virus Corona Wuhan, Uang Rp 50 Juta pun Tak Cukup...

Polisi mencatat, keduanya mengedarkan uang palsu dengan cara membelanjakan di pasar dan di toko-toko kecil pada pagi buta agar pedagang tidak mengetahui uang yang mereka gunakan adalah palsu.

Selain mengamankan 46 lembar uang palsu pecahan Rp 100.000 dan uang asli hasil kembalian saat belanja sebesar Rp 600.000, polisi juga mengamankan sebuah mobil Ayla yang digunakan untuk beraksi.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.