KM Panji Saputra Belum Ditemukan, Ini Langkah Basarnas

Kompas.com - 28/01/2020, 12:23 WIB
Warga di Pulau Tayando, Maluku Tenggara kembali menemukan satu drum avtur dan tabung gas milik kapal Panji Saputra di peraiaran laut tersebut, Sabtu (24/1/2020). Penemuan itu kemudian diserahkan kepada tim SAR gabungan yang saat ini terus melakukan pencarian HUMAS BASARNAS AMBONWarga di Pulau Tayando, Maluku Tenggara kembali menemukan satu drum avtur dan tabung gas milik kapal Panji Saputra di peraiaran laut tersebut, Sabtu (24/1/2020). Penemuan itu kemudian diserahkan kepada tim SAR gabungan yang saat ini terus melakukan pencarian
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Kapal Motor (KM) Panji Saputra yang tenggelam di perairan laut Maluku hingga saat ini belum ditemukan.

Dalam proses pencarian kapal, Tim SAR gabungan sudah melakukan berbagai upaya. Baik melakukan penyisiran laut hingga pencarian melalui udara.

Namun hingga hari ke-10, upaya pencarian itu masih belum membuahkan hasil. Kapal dan korban belum juga ditemukan.

Karena itu, proses pencarian akan dihentikan sementara oleh Basarnas.

“Semua perairan di wilayah Maluku Tenggara telah disisir, hari ini hari terakhir kita kerahkan KM SAR Bharata, tapi hasilnya nihil,” kata Kepala Basarnas Ambon Muslimin, Senin (27/1/2020).

Baca juga: Fakta KM Panji Saputra Hilang Kontak, Angkut Drum Avtur hingga Basarnas Kerahkan Pesawat

Meski demikian, jika mendapat petunjuk baru terkait keberadaan kapal dan korban, proses pencarian akan tetap kembali dilakukan.

“Jika ada yang menemukan tanda-tanda keberadaan kapal itu, segera dilaporkan ke kita dan operasi SAR akan kembali kita lanjutkan,” ujar Muslimin.

Terkait dengan keputusan penghentian sementara itu, lanjut dia, Basarnas sudah memberikan penjelasan kepada pihak keluarga korban.

Dengan penjelasan yang disampaikan, dikatakan, keluarga korban sudah bisa menerima keputusan tersebut.

“Pihak keluarga korban sudah cukup puas atas upaya Basarnas beserta tim Sar gabungan yang sudah maksimal melaksanakan pencarian. Keluarga korban berharap semoga ada informasi terbaru setelah 10 hari setelah dilakukan pencarian, dan semoga para korban bisa ditemukan,” ungkap dia.

KM Panji Saputra mengalami hilang kontak pada 7 Juni 2020 lalu saat bertolak dari Ambon menuju Saumlaki dan Moa, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Selain membawa enam orang penumpang, terdiri dari empat anak buah kapal dan dua anggota TNI, kapal tersebut juga mengangkut 25 drum avtur.

Penulis : Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty | Editor : Robertus Belarminus



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X