Kerangka Manusia Korban Likuefaksi Palu Ditemukan, Dimakamkan di Pemakaman Massal

Kompas.com - 27/01/2020, 23:52 WIB
Kerangka korban likuefaksi di Petobo, Palu, dimakamkan di kuburan massal. Antaranews.comKerangka korban likuefaksi di Petobo, Palu, dimakamkan di kuburan massal.
Editor Khairina

KOMPAS.com - Kerangka manusia korban gempa dan likuefaksi Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) dikuburkan di pemakaman massal, Kelurahan Poboya, Senin (27/1/2020) setelah berhasil dievakuasi oleh tim SAR.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palu Sudaryano R Lamangkona saat melakukan evakuasi di eks likuefaksi Petobo bersama timnya mengatakan, kerangka korban bencana itu diketahui bernama Opin, seorang bocah diperkirakan berusia 8 tahun.

"Menurut pengakuan warga setempat serta hasil indentifikasi lapangan bahwa korban adalah warga Petobo. Sebab pakaian korban sangat dikenali warga sekitar berwarna merah motif kotak-kotak," ungkap Sudaryano di Palu, Senin, seperti ditulis Antara.

Baca juga: Cerita Lisman Setiap Hari Datangi Lokasi Likuefaksi Palu yang Renggut Istri dan 2 Anaknya

Kerangka manusia ditemukan warga Petobo sekitar Senin petang di Jalan Pue Sula yang menghubungkan Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

Atas temuan warga, tim SAR Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palu menuju ke lokasi dan langsung melakukan penggalian menggunakan alat manual.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Proses penggalian cukup memakan waktu karena harus mengumpulkan satu-persatu kerangka korban hingga lengkap.

Dalam proses evakuasi, tim SAR Pemadam Kebakaran dibantu Bhabinsa, Bhabinkamtibmas dan warga setempat didampingi Lurah Petobo dan sejumlah tokoh masyarakat.

Kerangka itu ditemukan di antara pondasi bekas toko yang menjual peralatan bangunan dengan kedalaman penggalian diperkirakan sekitar 60 sentimeter lebih.

Kerangka selesai dievakuasi sekitar pukul 21.00 Wita.

"Keluarga korban tidak ada lagi di Petobo, menurut informasi keluarganya sudah pindah di Makassar, Sulawesi Selatan pascagempa, tsunami dan likuefaksi yang melanda kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala setahun lebih yang lalu," tambah Sudaryano.

Baca juga: Barang-barang Milik Pengungsi Korban Likuefaksi Palu Dicuri di Tenda Pengungsian

Dia meyakini, masih banyak korban yang tertimbun tanah di lokasi eks likuefaksi.

Sepanjang masih dibutuhkan, pihaknya mengaku siap memberikan pertolongan membantu proses evakuasi.

"Mengingat kondisi yang tidak memungkinkan serta malam semakin larut, Pemerintah Kelurahan Petobo dan tokoh masyarakat memutuskan kerangka tersebut dikebumikan di pemakaman masal oleh tim SAR Pemadam Kebakaran," ucapnya.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X