Virus Corona, Masyarakat Minta Penerbangan China ke Manado Ditutup Sementara

Kompas.com - 27/01/2020, 21:00 WIB
Aktivitas warga di koridor RSUP Kandou Manado, Senin (27/1/2020) pukul 11.45 WITA KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYAktivitas warga di koridor RSUP Kandou Manado, Senin (27/1/2020) pukul 11.45 WITA

MANADO, KOMPAS.com - Sejumlah warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) wilayah teritorial Sulawesi Utara meminta agar pemerintah menghentikan sementara penerbangan langsung China ke Manado, sampai  virus corona benar-benar dipastikan aman dan steril.

Aspirasi itu disampaikan GMBI saat datang ke kantor DPRD Sulut, Senin (27/1/2020). Mereka diterima oleh anggota Komisi IV.

Mereka juga meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut agar mengeluarkan aturan agar seluruh turis atau pendatang dari China melakukan medical check up.


Baca juga: Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Termasuk juga tenaga kerja asing asal China di perusahaan-perusahaan yang ada di daerah ini.

"Pemerintah juga harus memastikan status pasien yang diduga terkena virus corona di RSUP Kandou Manado. Apabila pasien tersebut terkena virus corona, maka Pemprov Sulut segera menetapkan status darurat, tanpa ada yang disembunyikan,” kata Hendrik Marius, pimpinan GMBI Wilter Sulut.

Menanggapi itu, Wakil Ketua DPRD Sulut Victor Mailangkay mengimbau seluruh warga di Sulut tetap tenang dan memberikan kepercayaan penuh kepada pemerintah.

"Sepatutnya, hal ini diantisipasi tidak hanya pemerintah saja, melainkan seluruh komponen masyarakat Sulut yang ada. Mungkin salah satu langkah bijak yang perlu diambil oleh pemerintah Sulut yakni memberhentikan untuk sementara penerbangan dari China ke Sulut sambil melihat perkembangan ke depannya," kata Victor.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV Careig Runtu mengatakan, akan segera memanggil Dinas Kesehatan dan Dinas Pariwisata sebagai tindak lanjut dari aspirasi yang disampaikan.

“Sesudah itu akan bersama-sama turun lapangan melihat langsung apa yang diharapkan masyarakat Sulut terhadap keamanan dari virus corona ini,” kata Careig.

Baca juga: Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Samarinda Bantah Periksa 8 Warga Terduga Virus Corona

Kemudian, anggota Komisi IV Richard Sualang menjelaskan, virus corona terjadi di Wuhan, bukan di Indonesia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Regional
Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Ini Tega Bunuh Anaknya Berusia 3 Tahun

Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Ini Tega Bunuh Anaknya Berusia 3 Tahun

Regional
Pesan Ganja dari Inggris Alasannya untuk Bumbu Masak, Seorang Koki di Medan Ditangkap

Pesan Ganja dari Inggris Alasannya untuk Bumbu Masak, Seorang Koki di Medan Ditangkap

Regional
Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Regional
Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Regional
Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Regional
Peserta Balapan Liar Melawan Saat Ditertibkan, Satu Polisi Luka Kepalanya

Peserta Balapan Liar Melawan Saat Ditertibkan, Satu Polisi Luka Kepalanya

Regional
Kronologi Pria di Tegal Bunuh Tetangga Gara-gara Mendiang Ayahnya Dihina

Kronologi Pria di Tegal Bunuh Tetangga Gara-gara Mendiang Ayahnya Dihina

Regional
Pascabanjir, Belasan Ular Piton Muncul di Kolong Rumah Warga, Baru 2 yang Tertangkap

Pascabanjir, Belasan Ular Piton Muncul di Kolong Rumah Warga, Baru 2 yang Tertangkap

Regional
Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang Tanpa Alasan

Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang Tanpa Alasan

Regional
Ratusan 'Guiding Block' di Pedestrian Jalan Suroto Yogyakarta Hilang

Ratusan "Guiding Block" di Pedestrian Jalan Suroto Yogyakarta Hilang

Regional
Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur

Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur

Regional
Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Bandung Terendam Banjir

Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Bandung Terendam Banjir

Regional
Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Regional
Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X