Kisah Mahasiswa Aceh Terisolasi Virus Corona Wuhan, Uang Rp 50 Juta pun Tak Cukup...

Kompas.com - 27/01/2020, 14:17 WIB
Foto dok Dinsos Aceh ,  Mulia Mardi, Direktur Pemuda Pelajar Indonesia se-Tiongkok saat meberikan keterangan terkait keberadaan mahasiswa Aceh di Wuhan dalam komprensi pers di Dinas Sosial Provinsi Aceh di Banda Aceh, Minggu (26/01/2020) KOMPAS.COM/TEUKU UMARFoto dok Dinsos Aceh , Mulia Mardi, Direktur Pemuda Pelajar Indonesia se-Tiongkok saat meberikan keterangan terkait keberadaan mahasiswa Aceh di Wuhan dalam komprensi pers di Dinas Sosial Provinsi Aceh di Banda Aceh, Minggu (26/01/2020)

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Anggota DPR Aceh, Muslim Syamsuddin, meminta Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menambah pasokan makanan untuk mahasiswa Aceh di Provinsi Hubei, seiring meningkatnya jumlah korban yang terkena virus corona di China.

Sehari sebelumnya, Pemerintah Aceh mengirimkan uang tunai Rp 50 juta untuk kebutuhan mahasiswa di sana.

Namun, Muslem menyebutkan uang itu hanya cukup untuk dua hari bagi mahasiswa di sana.

Baca juga: Wabah Virus Corona, Hotel di Bali Diminta Tidak Kenakan Biaya Pembatalan untuk Wisatawan China

“Saya minta itu uang beli makanan mahasiswa di Wuhan dan China harap dikirim lagi," kata Muslem, kepada Kompas.com, Senin (27/1/2020).

"Ini darurat kemanusiaan. Kita harus pastikan mereka terpenuhi kebutuhan makanannya. Bisa gunakan uang tanggap darurat, kirim yang mencukupi untuk dua pekan minimal.” 

Baca juga: Orangtua Mahasiswa Aceh: Pak Jokowi, Pulangkan Anak Kami dari Wuhan...

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Mahasiswa Aceh sulit dapatkan bahan makanan

Dia menyebutkan, sudah berkomunikasi dengan mahasiswa asal Aceh di Wuhan.

Mereka mengeluhkan mahalnya bahan makanan di Wuhan. Bahkan, mendapatkan makanan pun sulit.

Baca juga: RSUD Kaltim Siapkan 2 Ruang Isolasi untuk Pasien yang Diduga Terinfeksi Virus Corona

“Ini lucu juga, masak iya dikirim hanya Rp 50 juta. Padahal kita tahu, Wuhan itu ditutup. Otomatis semua bahan makanan jadi mahal," kata Muslem. 

"Jangan sampai untuk tanggap darurat berbau kegiatan fisik seperti pembangunan tanggul banjir kita gelontorkan dana besar, untuk manusia begini kita cicil uangnya,” lanjut Muslem.

Baca juga: Cerita Mahasiswa Aceh Terisolasi di Wuhan karena Virus Corona Merebak, Mengurung Diri di Kamar

 

Orangtua mahasiswa Aceh khawatir

Pemerintah Aceh diminta berkomunikasi dengan orang tua mahasiswa asal Aceh. Sehingga orangtua tidak khawatir akan nasib anaknya di Wuhan.

Baca juga: [REAL TIME - LIVE] - Pantau Sebaran Virus Corona di Sini

“Jangan biarkan rakyat sibuk cari tahu kondisi anaknya. Mereka kebingungan komunikasi ke mana," kata Muslem. 

"Posko dibuka Pemerintah Aceh itu harusnya juga bekerja untuk berkomunikasi dengan orang tua mahasiswa yang menetap di Aceh,” lanjutnya.

Baca juga: Dinkes Sumbar Awasi 150 Turis China, hingga Kini Masih Aman dari Virus Corona

Selain itu, dia meminta Pemerintah Aceh berkomunikasi dengan KBRI untuk memindahkan mahasiswa yang terjebak di Wuhan ke provinsi lainnya.

“Jika opsi pemulangan ke Aceh tidak memungkinkan, maka opsi menggeser atau membawa mahasiswa Aceh ke luar Wuhan harus dilakukan. Ini teknis yang harus dipikirkan,” terang Muslem.

Baca juga: 15 Mahasiswa Aceh Terisolasi karena Virus Corona, Plt Gubernur: Tak Ada yang Terpapar

 

Opsi pemulangan mahasiswa Aceh

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Aceh, Al Hudri dihubungi per telepon menyebutkan pihaknya sedang mengupayakan kepulangan mahasiswa Aceh dari Wuhan.

Ia sendiri sedang di Jakarta untuk membahas berbagai opsi keselamatan mahasiswa Aceh dengan Kementerian Luar Negeri RI.

Baca juga: Viral Warga Batam Suspek Virus Corona, RSUD Embung Fatimah: Itu Hoaks

“Saya sedang di Jakarta, bahas berbagai kemungkinan yang bisa kita lakukan untuk mahasiswa Aceh dengan Kemlu,” pungkasnya.

Data yang diperoleh berikut nama-nama mahasiswa Aceh di China.

Baca juga: 12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

 

Mahasiwa Aceh di Wuhan

12 mahasiswa Aceh di Wuhan, di antaranya: 

1. Fadil – CCNU, Wuhan – Aceh Utara

2. Siti Mawaddah – Huda, Wuhan – Sigli

3. Alfi Rian – WUT, wuhan Aceh Utara

4. Ory Safwar – CCNU, wuhan – Banda Aceh

5. Siti sahara – WHUT, Wuhan – Aceh Tenggara

6. Hayatul-HUST, wuhan Lhoksumawe

7. Maisal- HUST , wuhan – Aceh Besar

8. Jihadullah -WHU, wuhan, Banda Aceh

9. Ita Kurniawati- WHU, wuhan – Nagan Raya

10. Agus – Zhongnan, wuhan- Sabang

11. Intan Maghfirah – JISU CC – Banda Aceh (Sekarang di Wuhan )

12. Sapriadi – JISU CC Meulaboh ( Sekarang di Wuhan)

Baca juga: Lantaran Virus Corona, 15 Mahasiswa Aceh Terisolasi di Wuhan China

 

Mahasiswa Aceh di China

Daftar mahasiswa Aceh di China, di luar kota Wuhan, antara lain: 

1. Muhammad Sahuddin-NNU Nanjing, Aceh Barat

2. Desi – CC Changchun – Banda Aceh

3. Yuliafitria- Nanchang University

4. Rizki Rinanda – Tianjin Aceh Besar

5. Fiqhi Nahdhiah Makhmud – ZJNU, Jinhua, Aceh Tengah

6. Putri Kumala Rizki Rani-Xuzhou, Jiangsu – Aceh Besar

7. Nadlia Ariyati- ZJNU, Jinhua, Zhejiang

8. Aisyah Protonia Tanjung- ZJNU, Jinhua, Hangzhou – Aceh

9. Geunta- JISU-Changchun Aceh Utara

10. Mirna – BIT – Beijing Aceh tengah

11. Ulfi Maulida- Beijing Banda Aceh.

Baca juga: Kisah Mahasiswa Aceh Bertahan di Wuhan Akibat Corona Merebak: Butuh Makanan hingga Belum Bisa Dipulangkan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
'Children of Heaven' dari Baubau, Sulawesi Tenggara

"Children of Heaven" dari Baubau, Sulawesi Tenggara

Regional
Peduli Kesejahteraan Petani, Bupati IDP Hibahkan Ratusan Alsintan untuk 81 Poktan di Luwu Utara

Peduli Kesejahteraan Petani, Bupati IDP Hibahkan Ratusan Alsintan untuk 81 Poktan di Luwu Utara

Regional
Luwu Utara Raih 3 Penghargaan dari BI, Bupati IDP: Awal Digitalisasi Keuangan

Luwu Utara Raih 3 Penghargaan dari BI, Bupati IDP: Awal Digitalisasi Keuangan

Regional
Jateng Jadi Provinsi Pelayanan Investasi Terbaik 2021, Ganjar Janji Perhatikan Pengusaha Kecil

Jateng Jadi Provinsi Pelayanan Investasi Terbaik 2021, Ganjar Janji Perhatikan Pengusaha Kecil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.