Mantan Kapolda Jatim Beri 2 Syarat untuk Calon Wakilnya di Pilkada Surabaya

Kompas.com - 27/01/2020, 13:55 WIB
Mantan Kapolda Jatim yang juga bakal calon wali kota Surabaya, Machfud Arifin. KOMPAS.COM/A. FAIZALMantan Kapolda Jatim yang juga bakal calon wali kota Surabaya, Machfud Arifin.

SURABAYA, KOMPAS.com - Meski sudah diusung 5 partai politik sebagai calon wali kota di Pilkada Surabaya 2020, Machfud Arifin, belum memiliki pasangan sebagai calon wakil wali kota pendampingnya.

Dia pun menyebut, 2 syarat kriteria calon pendampingnya sebagai calon wakil wali kota Surabaya.

Pertama, kata mantan Kapolda Jatim ini, calon wakil wali kota pendampingnya harus bisa mendongrak perolehan suara di Pilkada Surabaya yang akan digelar September mendatang.

Baca juga: Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

 

Kedua, tidak mengganggu kinerjanya sebagai wali kota jika terpilih nanti.

"Jadi, kriterianya ada dua, pertama bisa sebagai pendulang suara atau mendongkrak perolehan suara, dan kedua harus mendukung kinerja wali kota jika terpilih nanti, bukan malah mengganggu kinerja wali kota," kata mantan ketua Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma'ruf Amin Jawa Timur ini, Senin (27/1/2020).

Nama calon pendampingnya, selanjutnya akan dibahas bersama partai pengusung yakni PKB, PPP, Demokrat, PAN dan Partai Gerindra.

"Soal nama calon wakil, diskusinya masih panjang, nanti akan dibahas bersama parti pengusung," terang dia.

Minggu sore kemarin, PKB, PPP, Demokrat, PAN dan Partai Gerindra menggelar deklarasi untuk mendukung Machfud Arifin sebagai calon wali kota Surabaya di Pilkada Surabaya 2020.

Baca juga: WNA China di Surabaya Diduga Terjangkit Virus Corona, Humas RSUD Dr Soetomo: Batuk Pilek Biasa

Dengan mengumpulkan dukungan 5 partai yakni PPP (1 kursi), PAN (3 kursi), Demokrat (4 kursi) PKB (5 kursi, dan Gerindra (5 kursi), maka Machfud Arifin memiliki modal 18 kursi dukungan untuk maju sebagai calon wali kota Surabaya, lebih dari cukup dari syarat 10 kursi dukungan partai politik.

"Dalam waktu dekat, Insya Allah akan ada lagi partai yang merapat menyatakan dukungan dan memberi rekomendasi," kata Machfud Arifin. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X