Kompas.com - 27/01/2020, 12:20 WIB
Edarkan uang palsu pasangan suami istri dari Madiun diamankan oleh Kepolisian Resor Magetan. Keduanya ditangkap saat beraksi mengedarkan uang palsu dengan cara membelanjakan di 5 pasar di Kabupaten Magetan KOMPAS.COM/SUKOCOEdarkan uang palsu pasangan suami istri dari Madiun diamankan oleh Kepolisian Resor Magetan. Keduanya ditangkap saat beraksi mengedarkan uang palsu dengan cara membelanjakan di 5 pasar di Kabupaten Magetan


MAGETAN, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Magetan Jawa Timur mengamankan pasangan suami istri dari Kabupaten Madiun yang mengedarkan uang palsu.

Kapolres Magetan AKBP Fisto Aripermana mengatakan, keduanya ditangkap saat beraksi mengedarkan uang palsu dengan cara membelanjakan di 5 pasar di Kabupaten Magetan.

Baca juga: Ketahuan Edarkan Uang Palsu, Pria di Gowa Nyaris Diamuk Warga

 

“Modus mereka ini membelanjakan uang palsu dengan barang kemudian menjual kembali barang yang mereka beli,” ujar Fisto, saat konferensi pers di Ruang Humas Polres Magetan, Senin (27/1/2020).

Fisto menambahkan, agar aksi mengedarkan uang palsu tidak ketahuan, pasangan suami istri Mispandi (48) dan Dewi Derita (46), warga Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kabupaten Madiun, memilih waktu pagi hari.

Lokasi belanja pun dipilih di pasar tradisional dan toko toko kecil di Kabupaten Magetan.

“Berdasarkan laporan dari masyarakat akhirnya pelaku kami amankan di depan RSU Magetan setelah melakukan aksinya,” imbuh dia.

Baca juga: Sepanjang 2019, BI Masih Temukan Pecahan Uang Palsu Beredar di NTT

Polisi saat ini menahan kedua tersangka serta sebuah mobil Ayla AE 1168 ES yang digunakan untuk beraksi, serta 46 lembar uang palsu pecahan Rp 100.000 an dan uang asli hasil kembalian saat belanja sebesar Rp 600.000.

Keduanya akan dijerat dengan Pasal 36 Ayat 2 dan Ayat 3 UU RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang juncto Pasal 245 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.