Stres Skripsi Tak Kunjung Selesai, Mahasiswi di Kudus Nekat Pesta Sabu dengan 2 Teman Pria

Kompas.com - 27/01/2020, 07:28 WIB
Ilustrasi Narkoba KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi Narkoba

KUDUS, KOMPAS.com - DI (22), seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diringkus tim Satresnarkoba Polres Kudu saat asyik pesta narkoba dengan dua teman prianya, NC (29) dan HP (34).

DI mengaku mengonsumi narkoba karena stres skripsinya belum juga selesai. 

"Saya stres karena banyak tugas kuliah menumpuk dan skripsi tak juga selesai. Kalau mengonsumsi sabu menjadi tenang," ujar DI, seperti dikutip dari keterangan Kapolres Kudus AKBP Catur Gatot Efendi saat dihubungi Kompas.com, Minggu (26/1/2020).

Baca juga: Isap Sabu, Oknum Perangkat Desa Ini Berdalih untuk Meningkatkan Stamina


Ketiganya kedapatan tengah mengonsumsi narkotika jenis sabu di dalam kamar rumah DI di Kudus.

Catur mengatakan, ketiga pelaku penyalahgunaan narkoba tersebut dibekuk pekan lalu dengan barang bukti satu bungkus klip berisi serbuk kristal sabu beserta alat hisapnya.

Saat ditangkap, ketiga pelaku tak berkutik dan mengakui sebagai pengguna sabu.

Dari hasil pengembangan pemeriksaan, tim Satreskrim Polres Kudus akhirnya meringkus MM, warga Jepara yang diduga sebagai pengedar sabu.

MM diketahui merupakan residivis kasus penyalahgunaan narkoba.

"Ketiga tersangka yang salah satunya mahasiswi itu mengaku mendapatkan sabu dari MM. Satu klip sabu dijual Rp 1,2 juta. Kasus penyalahgunaan narkoba ini masih kita dalami lebih lanjut. DI dan dua rekannya dijerat pasal tentang narkotika dengan ancaman hukuman empat tahun penjara," kata Catur.

Baca juga: BNNP DKI Gagalkan Pengiriman 1 Kilogram Sabu yang Diangkut Bus dari Medan

Sementara itu di hadapan tim penyidik Satresnarkoba Polres Kudus, DI mengaku telah mengonsumsi sabu hingga 20 kali.

Sedangkan NC dan HP yang merupakan pekerja swasta mengaku telah mengonsumsi sabu sebanyak 10 kali.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Regional
Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Regional
Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta Rupiah dan Hanya Dapat Bunga Kering

Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta Rupiah dan Hanya Dapat Bunga Kering

Regional
Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X