Paus yang Terdampar di Pulau Rote Jenis Paus Sperma

Kompas.com - 27/01/2020, 06:56 WIB
Anggota Polres Rote Ndao, saat meninjau Seekor paus terdampar di Hutan Magrove Pantai Tasilo, Desa Tasilo, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (24/1/2020) Dokumen Polres Rote NdaoAnggota Polres Rote Ndao, saat meninjau Seekor paus terdampar di Hutan Magrove Pantai Tasilo, Desa Tasilo, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (24/1/2020)

KUPANG, KOMPAS.com - Pihak Balai Konservasi Kawasan Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), langsung turun mengecek paus yang terdampar di Hutan Mangrove Desa Tasilo, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Balai BKKPN Kupang Ikram Sangaji, mengatakan, hasil pengecekan di lokasi menunjukkan bangkai mamalia laut itu, mendekati bibir pantai dan tersangkut pada hutan mangrove.

"Hasil identifikasi menunjukkan mamalia laut yang terdampar berjenis paus sperma (sperm whale)," ungkap Ikram, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (26/1/2020) malam.

Baca juga: 17 Paus Terdampar di Perairan Sabu Raijua NTT

Menurut Ikram, kondisi paus itu sudah membusuk dan membengkak, dengan ekor dan mulut yang sudah hilang.

"Panjang tubuh paus, yakni 9,20 meter dan tinggi 2,40 meter," ujar Ikram.

Hingga saat ini, kata Ikram, pihaknya belum mengetahui penyebab matinya paus itu.

Setelah mengidentifikasi, pihaknya pun berdiskusi dengan para petugas, aparat dan pemerintah desa, menganai proses evakuasi bangkai paus.

Sebelumnya, paus yang terdampar itu ditemukan pertama kali oleh dua orang warga setempat saat hendak mencari ikan.

Baca juga: Penampakan Paus 15 Meter Terdampar di Hutan Magrove di NTT

Setelah menemukan paus itu, dua nelayan itu kemudian melapor ke aparat desa setempat dan ke Bhabinkamtibmas Desa Tasilo Briptu BY Solokana dan Kanit Satuan Pembinaan Masyarakat Binmas Sektor Rote Barat Laut Bripka Jony Ndolu.

Dua anggota polisi bersama aparat desa, turun ke lokasi dan menemukan paus tersebut dalam kondisi sudah mati.


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Pasien Covid-19 yang Sembuh : Corona Tak Hanya Kematian, tapi Ada Kehidupan di Dalamnya

Pengakuan Pasien Covid-19 yang Sembuh : Corona Tak Hanya Kematian, tapi Ada Kehidupan di Dalamnya

Regional
Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Regional
120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

Regional
Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Regional
Enam Bulan Diselidiki,  Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Enam Bulan Diselidiki, Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Regional
Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Regional
Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Regional
Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Regional
Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Regional
Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Regional
Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Regional
Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Regional
Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X