Tak Mau Setor Hasil Jual Durian, Pria Ini Buat Laporan Palsu dengan Mengaku Dibegal

Kompas.com - 27/01/2020, 06:47 WIB
Ilustrasi thawornnurakIlustrasi

SAMBAS, KOMPAS.com - Seorang penjual durian di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, berinisial IW (32) harus berurusan dengan aparat kepolisian.

IW diduga membuat laporan palsu setelah dia mengaku dibegal dan uang hasil penjualan duriannya dirampas.

"Laporan yang dia buat itu diduga palsu. IW kemudian mengaku merekayasa laporan untuk menghindari setoran hasil penjualan durian," ujar Kasatreskrim Polres Sambas, AKP Prayitno, Senin (27/1/2020) pagi.

Baca juga: Jenderal Polisi Gadungan yang Tipu Korban Rp 310 Juta Diduga Kelainan Jiwa

Menurut Prayitno, kasus tersebut bermula pada Senin (20/1/2020), saat itu IW mendatangi Polsek Paloh dan membuat laporan bahwa dia telah dibegal.

Namun, dalam proses penyelidikan, kejadian tersebut tidak pernah terjadi dan hanya rekayasa.

Prayitno mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polsek Paloh karena dari awal sudah dicurigai bahwa laporan ini tidak benar.

"Kita melakukan beberapa langkah bahkan akhirnya tersangka mengakui bahwa yang dilaporkannya adalah kebohongan atau rekayasa," ungkap Prayitno.

Pihaknya akan menjalankan proses hukum terhadap tersangka agar menjadi pembelajaran untuk yang lain, supaya tidak membuat laporan palsu yang meresahkan masyarakat.

Prayitno mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak membuat laporan palsu dengan alasan apapun, karena pihak kepolisian pasti akan melakukan penyelidikan.

"Karena jika terbukti membuat laporan palsu, maka terancam hukum pidana," tegas Prayitno.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Adik Ipar Khofifah Meninggal, Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Adik Ipar Khofifah Meninggal, Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
9 Desa di Aceh Barat Daya Terdampak Banjir dan Longsor

9 Desa di Aceh Barat Daya Terdampak Banjir dan Longsor

Regional
Istri Bupati vs Wakil Bupati Bertarung di Pilkada Kabupaten Semarang

Istri Bupati vs Wakil Bupati Bertarung di Pilkada Kabupaten Semarang

Regional
Satu Pekan PSBB DKI Jakarta, Volume Kendaraan di Puncak Merosot

Satu Pekan PSBB DKI Jakarta, Volume Kendaraan di Puncak Merosot

Regional
Rumah Rusak hingga Pohon Tumbang akibat Angin Kencang di Sukabumi

Rumah Rusak hingga Pohon Tumbang akibat Angin Kencang di Sukabumi

Regional
Polisi Relawan Pemakaman Jenazah Covid-19 Ini Meninggal karena Corona

Polisi Relawan Pemakaman Jenazah Covid-19 Ini Meninggal karena Corona

Regional
Fenomena Hujan Es di Kota Cimahi, Ini Penyebabnya

Fenomena Hujan Es di Kota Cimahi, Ini Penyebabnya

Regional
Berawal Serangga Masuk Mata, Kakek La Mauria Kini Tak Bisa Melihat

Berawal Serangga Masuk Mata, Kakek La Mauria Kini Tak Bisa Melihat

Regional
Ini 4 Paslon yang Akan Bertarung di Pilkada Cianjur

Ini 4 Paslon yang Akan Bertarung di Pilkada Cianjur

Regional
5 Fakta Seputar Dokter Kecantikan Abal-abal di Serang

5 Fakta Seputar Dokter Kecantikan Abal-abal di Serang

Regional
Suara Gaduh di Atap, Rupanya Hujan Es Sebesar Kelereng di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Suara Gaduh di Atap, Rupanya Hujan Es Sebesar Kelereng di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Awalnya Iseng Koleksi Ikan Cupang Saat Pandemi, Pemuda Ini Raup Omzet Rp 40 Juta Per Bulan

Awalnya Iseng Koleksi Ikan Cupang Saat Pandemi, Pemuda Ini Raup Omzet Rp 40 Juta Per Bulan

Regional
Kesal E-KTP Tak Kunjung Jadi, Perempuan Ini Ngamuk Sambil Bawa Pisau

Kesal E-KTP Tak Kunjung Jadi, Perempuan Ini Ngamuk Sambil Bawa Pisau

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kontak Senjata di Depan Kantor Bupati Intan Jaya | Ajudan Gubernur Maluku Aniaya Petugas Bandara

[POPULER NUSANTARA] Kontak Senjata di Depan Kantor Bupati Intan Jaya | Ajudan Gubernur Maluku Aniaya Petugas Bandara

Regional
Gara-gara Utang Judi Game Online Rp 766 Juta, Jefri Diculik dan Dianiaya hingga Tewas, Ini Kronologinya

Gara-gara Utang Judi Game Online Rp 766 Juta, Jefri Diculik dan Dianiaya hingga Tewas, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X