Rakit Senjata di Asrama dan Kirim 3.000 Amunisi ke Tangerang, Pria Makassar Ditangkap

Kompas.com - 25/01/2020, 17:18 WIB
Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Adnas saat menunjukan barang bukti senjata api rakitan di Mapolda Sulsel Tribun MakassarWakapolda Sulsel Brigjen Pol Adnas saat menunjukan barang bukti senjata api rakitan di Mapolda Sulsel
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Senin, 20 Januari 2020, polisi mengamankan Irham, warga Makassar di sebuah asrama di Kota Makassar karena diduga terlibat jual beli senjata rakitan.

Penangkapan Irham berawal saat tim Reserse Polres Tangerang mengamankan seorang warga Tangerang yang memesan 3.000 butir amunisi dari seorang warga Makassar.

Dari pengembangan, warga Tangerang tersebut ternyata memesan amunisi dari Irham.

"Pelaku atas nama Irham audah ditangkap dari pengembangan 3000 butir amunisi itu, ada juga barang buktinya," kata Direskrimum Polda Sulsel Kombes Pol Andi Indra Jaya, saat rilis pada Jumat (24/1/2020).

Baca juga: Fakta Baru KKB Serang Anggota Brimob di Papua, Polisi Buru Egianus Kogoya hingga Senjata Rakitan dari Lumajang

Dari tangan Irham, polisi mengamankan barang bukti antara lain senjata jenis Revolver rakitan, peluru atau amunisi, tempat amunisi, dan alat-alat untuk merakit senjata.

Dilansir dari TribunMakassar.com, Kabid Humas Polda Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan senjata rakitan jenis Kaliber 22 dibikin sangat modern.

Jika dilihat dari pengerjaan, dua amunisi milik Irham dibuat menggunakan mesin bukan dengan tangan. Ia juga menduga amunisi tersebut bukan dari Indonesia.

Baca juga: Polisi Periksa 10 Saksi Terkait Ledakan Bom Rakitan di Bengkulu

"Ini tidak diproduksi di Indonesia apalagi Makassar. Kami duga ini dari luar, masih didalami kasus ini," jelas Ibrahim.

Sementara itu Direskrimum Polda Kombes Pol Andi Indra Jaya, menjelaskan Irham memproduksi sendiri senjata rakitan.

"Sebenanrya produk rumahan atau home industri, karena ada beberapa peralatannya sudah kami amankan," jelas Andi Indra.

Tim Resmob juga amankan senjata rakitan jenis lain yakni senjara softgun yang diubah menjadi senjata api.

Baca juga: Pengedar Narkoba Ini Belajar Rakit Senjata Api Rusak dari Internet untuk Dijual Lagi

"Ada juga senjata rakitan jenis lain yang pelaku buat, itu senjata softgun dia ubah atau rakit jadi senjata api," lanjut Indra.

Selain Irham, polisi juga menangkap Muh Naba (37) warga Maros pembeli senjata rakitan. Naba ditangkap di Dusun Bonto Ramba, Desa Abulo Sibatang, Kecamatan Marusu.

Naba disebut membeli Kaliber 22 dan dua butir amunisi seharga Rp 3,5 juta dari Irham.

Polisi saat ini mengembangkan kasus jual beli senjata rakitan oleh warga Makassar di dalam asrama.

Baca juga: Bentrok Antarmahasiswa UNM Selama 2 Hari, Busur dan Senjata Rakitan Disita

Wakapolda Sulsel Brigjen Adnas menjelaskan kasus terungkapnya seorang warga jual beli senjata rakitan adalah fenomena baru di Sulawesi Selatan.

"Ini adalah salah satu fenomena baru di Sulsel, mungkin juga ini banyak diproduksi ditempat lain," ungkap Adnas di Mapolda.

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Ini 7 Fakta Menarik Irham Warga Makassar Rakit Senjata Kaliber 22

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

Regional
Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Regional
Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Regional
Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

Regional
Kapolda Jabar Mutasi Polisi Ngamuk karena Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Mutasi Polisi Ngamuk karena Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
Gubernur Maluku ke Tenaga Medis: Kalian adalah Pahlawan...

Gubernur Maluku ke Tenaga Medis: Kalian adalah Pahlawan...

Regional
Rusli Habibie Minta Gubernur Maluku Utara Bantu Warga Gorontalo Terkatung-katung di Ternate

Rusli Habibie Minta Gubernur Maluku Utara Bantu Warga Gorontalo Terkatung-katung di Ternate

Regional
Polisi Naik Fortuner Adu Mulut dengan Anggota Satlantas, Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Polisi Naik Fortuner Adu Mulut dengan Anggota Satlantas, Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
Pantai Pasir Padi Babel Ditutup, Pengunjung Diminta Pulang

Pantai Pasir Padi Babel Ditutup, Pengunjung Diminta Pulang

Regional
Naik Fortuner, Oknum Polisi Ini Marah Saat Ditegur Tak Pakai Masker, Kapolda Jabar: Jangan Arogan

Naik Fortuner, Oknum Polisi Ini Marah Saat Ditegur Tak Pakai Masker, Kapolda Jabar: Jangan Arogan

Regional
Bunga Tabur Masih Melimpah di Hari Kedua Lebaran, Pedagang Terpaksa Jual Murah

Bunga Tabur Masih Melimpah di Hari Kedua Lebaran, Pedagang Terpaksa Jual Murah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X