Kronologi Kapal Pompong Angkut 18 TKI Ilegal Tujuan Malaysia Tenggelam di Selat Malaka

Kompas.com - 25/01/2020, 14:46 WIB
Kepolisian Ditpolairud Polres Bengkalis menemukan pelampung di laut yang diduga milik korban kapal tenggelam di selat malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau, Jumat (24/1/2020). Dok. Polda RiauKepolisian Ditpolairud Polres Bengkalis menemukan pelampung di laut yang diduga milik korban kapal tenggelam di selat malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau, Jumat (24/1/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sebuah kapal pompong pengangkut TKI ilegal tujuan Malaysia tenggelam di perairan Selat malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Dalam peristiwa tersebut, 10 orang tenggelam dan 10 orang selamat.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto menjelaskan, tenggelamnya kapal berawal pada Selasa (21/1/2020), sebuah kapal pompong kayu tanpa nama berangkat dari Sungai Pangkalan Buah, Kecamatan Rupat sekitar pukul 21.00 WIB.

Di dalam kapal itu, terdapat 20 orang penumpang yang terdiri dari 18 orang TKI dan 2 orang tekong.

"Sekitar pukul 21.30 WIB, kapal dihempas gelombang yang kuat sehingga tenggelam," kata Sunarto, dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/1/2020).

Baca juga: Satu Korban Kapal Tenggelam di Selat Malaka Ditemukan Tewas

Saat kejadian, datang sebuah kapal nelayan berhasil menyelamatkan 10 penumpang, terdiri dari 7 laki-laki dan 3 perempuan.

Keesokan harinya, Rabu (22/1/2020), tim Polairud Polres Bengkalis berkoordinasi dengan Basarnas Pekanbaru untuk melaksanakan pencarian para korban yang masih menghilang.

Namun, pencarian pada hari pertama belum membuahkah hasil.

Petugas gabungan kembali melakukan pencarian pada Kamis (23/1/2020).

Sekitar pukul 11.25 WIB, petugas menemukan satu buah life jacket dalam keadaan tidak utuh.

Selanjutnya pada pukul 13.30 WIB, petugas menemukan satu korban wanita mengapung di tengah laut yang berusia sekitar 40 tahun.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Enam Pokja Dibentuk untuk Percepatan Pemekaran Provinsi Papua Selatan

Enam Pokja Dibentuk untuk Percepatan Pemekaran Provinsi Papua Selatan

Regional
Bocah 7 Tahun Jadi Korban ke Delapan DBD di Sikka

Bocah 7 Tahun Jadi Korban ke Delapan DBD di Sikka

Regional
Warga Jepang yang Positif Virus Corona Pernah Menginap di Denpasar

Warga Jepang yang Positif Virus Corona Pernah Menginap di Denpasar

Regional
Gara-gara Uang Parkir, Seorang Juru Parkir di Tempat Hiburan Tewas Ditusuk Pengunjung

Gara-gara Uang Parkir, Seorang Juru Parkir di Tempat Hiburan Tewas Ditusuk Pengunjung

Regional
2 Pasien yang Sempat Diisolasi di RSHS Bandung Belum Lewati Masa Inkubasi

2 Pasien yang Sempat Diisolasi di RSHS Bandung Belum Lewati Masa Inkubasi

Regional
Menahan Tangis, Pembina Pramuka Minta Maaf, Akui Lalai hingga 10 Siswa Tewas Saat Susur Sungai

Menahan Tangis, Pembina Pramuka Minta Maaf, Akui Lalai hingga 10 Siswa Tewas Saat Susur Sungai

Regional
Marak Kecurangan Dana Desa di Maluku, Polisi Diminta Lebih Mengawasi

Marak Kecurangan Dana Desa di Maluku, Polisi Diminta Lebih Mengawasi

Regional
Kepsek Cabuli Siswinya, Korban Mengaku Diancam dengan Foto Bugil

Kepsek Cabuli Siswinya, Korban Mengaku Diancam dengan Foto Bugil

Regional
Trigana Air Tergelincir, 17 Penerbangan di Bandara Sentani Tertunda

Trigana Air Tergelincir, 17 Penerbangan di Bandara Sentani Tertunda

Regional
77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

Regional
30 Desa di Karawang Terendam Banjir, 9.514 Warga Mengungsi

30 Desa di Karawang Terendam Banjir, 9.514 Warga Mengungsi

Regional
Satu Pembina Pramuka Bersertifikat Tinggalkan 249 Siswa Saat Susur Sungai, Ini Alasannya

Satu Pembina Pramuka Bersertifikat Tinggalkan 249 Siswa Saat Susur Sungai, Ini Alasannya

Regional
3 Tersangka yang Miliki Ide Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa Malah Tak Ikut Kegiatan

3 Tersangka yang Miliki Ide Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa Malah Tak Ikut Kegiatan

Regional
Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Regional
3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X