Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Meriahnya Kirab Kebangsaan Merah Putih di Kota Semarang

Kompas.com - 25/01/2020, 11:03 WIB
Wali Kota Semarang saat menghadiri Kirab Kebangsaan Merah Putih (24/1/2020). Dok. Pemkot SemarangWali Kota Semarang saat menghadiri Kirab Kebangsaan Merah Putih (24/1/2020).

KOMPAS.com – Kirab Kebangsaan Merah Putih yang digelar di Kota Semarang, Jumat (24/1/2020) berlangsung meriah.

Kirab bertema Sejarah Adalah Ruh Nasionalisme itu juga digelar dalam rangka memperingati Haul Habib Hasan dan Haul Habib Thoha bin Muhammad bin Yahya.

Puluhan ribu orang mengikuti acara kirab dengan membentangkan Bendera Merah-Putih. Acara berlangsung mulai 06.00-10.00 WIB dan diakhiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Pastikan Trem Beroperasi di Semarang, Wali Kota Akan Temui Dirut KAI

Rute kirab dimulai dari Jalan Depok, Jalan MH Thamrin, Jalan Pandanaran, dan berakhir di Lapangan Simpang Lima.

Hadir pada acara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang melepas langsung bendera start peserta kirab.

Tingkatkan sektor pariwisata Kota Semarang

Menurut Wali Kota Semarang, Kirab Kebangsaan Merah Putih itu merupakan salah satu upaya meningkatkan sektor wisata Kota Semarang.

“Habib Lutfi ingin mengangkat Kota Semarang melalui pariwisatanya terutama pariwisata religi,” kata Hendi (sapaan akrab Wali Kota Semarang) dalam keterangan tertulis.

Ia melanjutkan, hal itu terbukti dari banyaknya tempat wisata religi yang ada di Kota Semarang sekarang ini.

“Berbagai pihak terlibat dalam menyukseskan acara ini. Tak hanya Pemerintah Kota Semarang, TNI-Polri dan masyarakat juga antusias mendukungnya,” ujar Wali Kota Semarang.

Baca juga: Jaga Sejarah Bangsa, Semarang Usung Haul Bertema Sejarah adalah Roh Nasionalisme

Ia pun berharap agar masyarakat terus kompak dan guyub, serta selalu menggali hal-hal bersifat gotong royong dalam semangat persatuan Indonesia.

"NKRI harga Mati, Pancasila adalah ideologi kita, Indonesia Maju, Jateng Gayeng, Semarang Semakin Hebat,” tegas Hendi saat melepas peserta Kirab Kebangsaan Merah Putih di Kota Semarang.

Sementara itu usai kirab, digelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan 5.000 sembako dan pengobatan gratis di sekitar Lapangan Simpang Lima Semarang.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Tersangka Baru Susur Sungai yang Tewaskan 10 Siswa SMPN 1 Turi Langsung Ditahan

2 Tersangka Baru Susur Sungai yang Tewaskan 10 Siswa SMPN 1 Turi Langsung Ditahan

Regional
Balas Dendam, Alasan 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK Gowa ke Bagasi Mobil

Balas Dendam, Alasan 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK Gowa ke Bagasi Mobil

Regional
Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK ke Bagasi Mobil, 4 Pria Ngaku Polisi Ternyata Salah Sasaran

Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK ke Bagasi Mobil, 4 Pria Ngaku Polisi Ternyata Salah Sasaran

Regional
Kronologi 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Seret Pelajar SMK dari Kelas, Kemudian Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Kronologi 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Seret Pelajar SMK dari Kelas, Kemudian Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Regional
Pemkot Semarang: Dengan Jaga Kerukunan, Warga Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Pemkot Semarang: Dengan Jaga Kerukunan, Warga Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Regional
Dua Mantan Pejabat Tinggi Tambelan Dukung Robby Maju di Pilkada Bintan

Dua Mantan Pejabat Tinggi Tambelan Dukung Robby Maju di Pilkada Bintan

Regional
Pelajar SMK di Gowa Diseret dari Kelas oleh 4 Pria Ngaku Polisi, Dipukuli dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Pelajar SMK di Gowa Diseret dari Kelas oleh 4 Pria Ngaku Polisi, Dipukuli dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Regional
Kisah Pria Gangguan Jiwa di Manggarai Timur, Lima Tahun Tinggal di Tebing Gua Penuh Sampah

Kisah Pria Gangguan Jiwa di Manggarai Timur, Lima Tahun Tinggal di Tebing Gua Penuh Sampah

Regional
Kesaksian Kodir Saat Selamatkan Belasan Siswa Korban Susur Sungai Sempor

Kesaksian Kodir Saat Selamatkan Belasan Siswa Korban Susur Sungai Sempor

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pembina Pramuka Susur Sungai Diperingatkan Warga | Cemburu, Nenek 62 Tahun Tusuk Suami

[POPULER NUSANTARA] Pembina Pramuka Susur Sungai Diperingatkan Warga | Cemburu, Nenek 62 Tahun Tusuk Suami

Regional
Setelah Bunuh dan Curi Emas Milik Ibu Kos, Pria Ini Pelesir ke Bali dan Bayar Kos Pacar

Setelah Bunuh dan Curi Emas Milik Ibu Kos, Pria Ini Pelesir ke Bali dan Bayar Kos Pacar

Regional
4 Fakta Penemuan Jenazah di Bondowoso, Mayat Tanpa Kepala hingga Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

4 Fakta Penemuan Jenazah di Bondowoso, Mayat Tanpa Kepala hingga Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

Regional
Cerita Putra Amrozi Pelaku Bom Bali I, Sempat Dikucilkan, Tak Ingin Anak Alami Hal Sama

Cerita Putra Amrozi Pelaku Bom Bali I, Sempat Dikucilkan, Tak Ingin Anak Alami Hal Sama

Regional
BNN Amankan 3 Juta Pil PCC dari Pabrik Narkoba di Lahan Pemkot Bandung

BNN Amankan 3 Juta Pil PCC dari Pabrik Narkoba di Lahan Pemkot Bandung

Regional
KPK Soroti Pengelolaan Aset di Kepri Usai Rapat Evaluasi di Batam

KPK Soroti Pengelolaan Aset di Kepri Usai Rapat Evaluasi di Batam

Regional
komentar di artikel lainnya