Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Kompas.com - 25/01/2020, 10:09 WIB
Tengkorak kepala pelajar Astrid, korban penculikan dan mutilasi pelaku Yo, seorang sopir angkot di Bengkulu. KOMPAS.COM/FIRMANSYAHTengkorak kepala pelajar Astrid, korban penculikan dan mutilasi pelaku Yo, seorang sopir angkot di Bengkulu.

 

BENGKULU, KOMPAS.com - Astrid (15), seorang pelajar SMA warga Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, yang menghilang sejak November 2019, ditemukan tinggal tengkorak kepala dan tulang kaki di Jembatan Air Merah, Desa Air Merah, Rejang Lebong, Bengkulu.

Penemuan tulang yang diduga Astrid itu berlokasi di Jembatan Air Merah, Desa Air Merah, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Selasa (21/1/2020).

Menurut keterangan kepolisian, motif pembunuhan Astrid yang dilakukan oleh tersangka Yo, sopir angkot langganan Astrid, karena pelaku ingin menguasai sepeda motor milik Astrid.

Baca juga: Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Keterangan ini disampaikan Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika didampingi Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Sigit Purwoko.

Kapolres menyebutkan, dugaan kasus pembunuhan terhadap Astrid bermula saat Astrid ditelepon Yo untuk diminta bantuan mengantarkan kado untuk kawan Astrid.

"Korban dan pelaku ini sudah saling kenal, yaitu korban sering naik angkot pelaku sejak SMP sehingga korban menyetujui," jelas Kapolres.

Saat sampai di rumah Yo, Astrid meminta air putih kepada pelaku. Saat itu, pelaku menyuruh Astrid untuk mengambil sendiri di dapur.

Saat itulah niat pelaku untuk mengambil motor yang dibawa Astrid timbul.

Kemudian, pelaku menyusul Astrid ke dapur. Saat itu, pelaku langsung mendekap leher korban menggunakan tangan kanan dan tangan kirinya memegang tangan kiri korban.

Setelah itu, pelaku mengancam korban untuk tidak teriak sembari menyuruh Astrid duduk di kursi, kemudian ia mengambil tali plastik yang digunakannya untuk mengikat tangan Astrid.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kirimkan Susu untuk Balita Korban Penganiayaan Sadis di Medan

Warga Kirimkan Susu untuk Balita Korban Penganiayaan Sadis di Medan

Regional
Perempuan Pekerja Kafe Dibunuh dan Mayatnya Dibuang di Kolam Buaya, Ini Motif Pelaku

Perempuan Pekerja Kafe Dibunuh dan Mayatnya Dibuang di Kolam Buaya, Ini Motif Pelaku

Regional
Pengakuan Siswi SMP yang Menikah dengan Remaja 17 Tahun: Saya Bingung Mau Ngapain Lagi...

Pengakuan Siswi SMP yang Menikah dengan Remaja 17 Tahun: Saya Bingung Mau Ngapain Lagi...

Regional
Ibu Hamil Nyaris Melahirkan Saat Antre Pencairan BPUM di Bank

Ibu Hamil Nyaris Melahirkan Saat Antre Pencairan BPUM di Bank

Regional
5 Demonstran Jadi Tersangka Perusakan DPRD Jember, AMJ: Kami Minta Maaf, Mereka Bukan Bagian Kami

5 Demonstran Jadi Tersangka Perusakan DPRD Jember, AMJ: Kami Minta Maaf, Mereka Bukan Bagian Kami

Regional
Hubungan Asmara Tak Direstui, Gadis Penjual Kopi Nekat Gantung Diri

Hubungan Asmara Tak Direstui, Gadis Penjual Kopi Nekat Gantung Diri

Regional
Angin Kencang Terjang Kabupaten Timor Tengah Utara, 7 Rumah Warga Rusak Berat

Angin Kencang Terjang Kabupaten Timor Tengah Utara, 7 Rumah Warga Rusak Berat

Regional
Dianiaya Paman dan Bibi gara-gara Kencing, Balita 4 Tahun Ini Trauma, Menangis Jika Ketemu Orang Asing

Dianiaya Paman dan Bibi gara-gara Kencing, Balita 4 Tahun Ini Trauma, Menangis Jika Ketemu Orang Asing

Regional
Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Regional
Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Regional
Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Regional
'Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang'

"Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang"

Regional
Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Regional
Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Regional
KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X