Kakek yang Bunuh Teman Sekamar di Panti Jompo Terancam 15 Tahun Penjara

Kompas.com - 24/01/2020, 21:36 WIB
IA (73) pelaku penganiaya kakek lansia di panti jompo diamankan Satreskrim Polres Gowa. (Tribun Timur/Ari) IA (73) pelaku penganiaya kakek lansia di panti jompo diamankan Satreskrim Polres Gowa. (Tribun Timur/Ari)

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Penyidik kepolisian telah menetapkan Ismail Arsyad alias IA (73) sebagai pelaku pembunuhan teman kamarnya Tong Joi Tho alias Sangkala (80) di panti jompo di Kabupaten Gowa, Rabu (20/1/2020) lalu. 

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengungkapkan bahwa dari hasil penyelidikan, pihaknya tidak menemukan unsur perencanaan yang dilakukan oleh IA saat membunuh Sangkala. 


Ia mengatakan, IA hanya emosi dengan tindakan Sangkala yang sering buang air sembarangan.

"Kalau untuk pasal yang disangkakan itu 338 KUHP. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara," kata Ibrahim saat diwawancara di Polda Sulsel, Jumat (24/1/2020).

Baca juga: Polisi Periksa Kejiwaan Kakek di Panti Jompo yang Bunuh Teman Sekamarnya karena Sering Buang Air Besar

Sementara itu, Kepala Bidang Kedokteran Kepolisian (Kabid Dokkes) Polda Sulsel Kombes Pol Jusuf M mengungkapkan, saat ini pihaknya telah melakukan otopsi terhadap penyebab pasti kematian Sangkala. 

"Untuk hasil memang butuh waktu. Kita sudah otopsi kemarin dan jenazah sudah kita serahkan ke keluarga. Yang kita harapkan dari hasil otopsi penyebab kematiannya apa. Tentu hasil otopsi kita serahkan ke penyidik nanti kita kombinasi dengan barang bukti yang ada," tutur Jusuf. 

Baca juga: Sering Buang Air Besar Sembarangan, Alasan Kakek 75 Tahun Bunuh Teman Sekamarnya di Panti Jompo

Sebelumnya diberitakan, pertengkaran terjadi antara penghuni Panti Werdha Gau Ma Baju, Desa Romangloe, Kecamatan Bontomarannu, Gowa, Sulawesi Selatan.

Akibat perkelahian itu, seorang penghuni panti jompo bernama Tong Joi Tho (80) alias Sangkala tewas mengeluarkan banyak darah.

Polisi yang mendapat laporan tewasnya korban pada pada Kamis, langsung menuju panti dan menggelar olah tempat kejadian.

"Pada jasad korban terdapat beberapa jumlah luka berdasarkan pemeriksaan medis oleh Biddokkes Polda Sulsel," kata Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Regional
Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Regional
Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Regional
Peserta Balapan Liar Melawan Saat Ditertibkan, Satu Polisi Luka Kepalanya

Peserta Balapan Liar Melawan Saat Ditertibkan, Satu Polisi Luka Kepalanya

Regional
Kronologi Pria di Tegal Bunuh Tetangga Gara-gara Mendiang Ayahnya Dihina

Kronologi Pria di Tegal Bunuh Tetangga Gara-gara Mendiang Ayahnya Dihina

Regional
Pascabanjir, Belasan Ular Piton Muncul di Kolong Rumah Warga, Baru 2 yang Tertangkap

Pascabanjir, Belasan Ular Piton Muncul di Kolong Rumah Warga, Baru 2 yang Tertangkap

Regional
Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang Tanpa Alasan

Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang Tanpa Alasan

Regional
Ratusan 'Guiding Block' di Pedestrian Jalan Suroto Yogyakarta Hilang

Ratusan "Guiding Block" di Pedestrian Jalan Suroto Yogyakarta Hilang

Regional
Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur

Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur

Regional
Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Bandung Terendam Banjir

Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Bandung Terendam Banjir

Regional
Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Regional
Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Regional
Arumi Bachsin Betah Tinggal 3 Tahun di Trenggalek, Ini Alasannya

Arumi Bachsin Betah Tinggal 3 Tahun di Trenggalek, Ini Alasannya

Regional
Kuli Bangunan Bohongi 5 Perempuan, Mengaku TNI di Aplikasi Cari Jodoh

Kuli Bangunan Bohongi 5 Perempuan, Mengaku TNI di Aplikasi Cari Jodoh

Regional
Satu Bus Menuju Bandara, Ayu Winda Baru Tahu Humaidi Tak Ikut Dievakuasi Saat di Pesawat

Satu Bus Menuju Bandara, Ayu Winda Baru Tahu Humaidi Tak Ikut Dievakuasi Saat di Pesawat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X