Sering Buang Air Besar Sembarangan, Alasan Kakek 75 Tahun Bunuh Teman Sekamarnya di Panti Jompo

Kompas.com - 24/01/2020, 17:34 WIB
Aparat kepolisian di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait pertengkaran antar penghuni panti jompo yang mengakibatkan satu penghuni tewas. Kamis, (23/1/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Aparat kepolisian di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait pertengkaran antar penghuni panti jompo yang mengakibatkan satu penghuni tewas. Kamis, (23/1/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Dari hasil pemeriksaan, Ismail Arsyad alias IA (75) membunuh teman sekamarnya Tong Joi Tho alias Sangkala (80) di panti jompo Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) Gau Mabaji di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, diawali adu mulut, Rabu (22/1/2020). 

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengungkapkan, Ismail tak senang dengan Sangkala lantaran sang kakek sering buang air besar sembarangan di kamarnya.  

"Latar belakangnya karena diduga tersangka merasa tidak senang karena korban berperilaku kurang bersih. Sedangkan tersangka selalu menegur korban agar membersihkan kotoran atau najis yang sering ditimbulkan oleh korban," ujar Ibrahim saat konferensi pers di Mapolda Sulsel, Jumat (24/1/2020). 

Baca juga: Seorang Penghuni Panti Jompo di Gowa Tewas, Kakek 75 Tahun Jadi Tersangka

Menurut Ibrahim, Ismail sering menegur Sangkala untuk tidak buang air secara sembarangan.

Namun Sangkala tidak pernah menuruti perkataan Ismail. 

Dari sini, Ismail kemudian dendam dan membunuh pria yang sebelumnya tinggal di Somba Opu Gowa itu. 

"Ini baru diduga karena baru pengakuan dari tersangka. Sementara kita masih tetap melakukan pendalaman terkait dengan kejadian ini," tutur Ibrahim. 

Dari kamar tersangka, polisi menemukan barang bukti berupa batu, gunting, serta pisau. 

Ismail untuk sementara dibawa ke Mapolda Sulsel untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Regional
Seluruh ODP Corona di Lhokseumawe Diberi Biaya Hidup Rp 200.000 Per Hari

Seluruh ODP Corona di Lhokseumawe Diberi Biaya Hidup Rp 200.000 Per Hari

Regional
'Social Distancing' Tak Efektif, Jabar Buka Opsi 'Lockdown' Zona Merah Covid-19

"Social Distancing" Tak Efektif, Jabar Buka Opsi "Lockdown" Zona Merah Covid-19

Regional
Warga Solo Ciptakan Portal Disinfektan Khusus Driver Ojek Online

Warga Solo Ciptakan Portal Disinfektan Khusus Driver Ojek Online

Regional
Juru Bicara Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri Positif Terjangkit Corona

Juru Bicara Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri Positif Terjangkit Corona

Regional
Dua Warga Magetan yang Positif Corona dan Meninggal ikut Seminar di Bogor

Dua Warga Magetan yang Positif Corona dan Meninggal ikut Seminar di Bogor

Regional
Diduga Sebarkan Hoaks tentang Corona, Oknum Polwan Polda Maluku Dilaporkan ke Polisi

Diduga Sebarkan Hoaks tentang Corona, Oknum Polwan Polda Maluku Dilaporkan ke Polisi

Regional
2 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor Sembuh Setelah Jalani Isolasi

2 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor Sembuh Setelah Jalani Isolasi

Regional
Terapkan Lockdown Parsial, Sebagian Ruas Jalan di Kota Bandung Bakal Ditutup

Terapkan Lockdown Parsial, Sebagian Ruas Jalan di Kota Bandung Bakal Ditutup

Regional
Antisipasi Corona, Polisi Tutup Ruas Jalan Utama di Kota Bandung

Antisipasi Corona, Polisi Tutup Ruas Jalan Utama di Kota Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X