7 Tahun Dibohongi, Istri Pilih Cerai dengan Anggota TNI Gadungan

Kompas.com - 24/01/2020, 17:08 WIB
Salah satu toko di Pasar Senen, Jakarta Pusat, yang menjajakan seragam dan perlengkapan TNI-Polri, Selasa (17/7/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSalah satu toko di Pasar Senen, Jakarta Pusat, yang menjajakan seragam dan perlengkapan TNI-Polri, Selasa (17/7/2018).

PEKALONGAN, KOMPAS.com - Muhammad Saiful Muis (31) dan istri sirinya, AS, sudah bercerai sejak Saiful ketahuan mengaku-ngaku sebagai anggota TNI.

Saiful diketahui tujuh tahun membohongi istrinya.

AS mengatakan, selama menikah hingga punya anak, ia tidak pernah diberi nafkah yang layak.

Bahkan AS harus bekerja di Tegal demi mencukupi kebutuhan sehari-hari.

"Nafkah batin saja. Bahkan saya bekerja bolak balik Pekalongan-Tegal setiap hari tidak pernah diantar," ucap AS, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (24/1/2020).

Baca juga: Dibohongi Suami Selama 7 Tahun Pernikahan, Ini Kata Istri TNI Gadungan di Pekalongan

AS berharap mantan suaminya itu agar tidak kembali ke Pekalongan maupun ke kampungnya.

Sebelumnya diberitakan, Saiful Muis (31) mengaku menjadi anggota TNI membohongi istri sirinya karena ingin lebih terpandang di hadapan istri dan keluarganya.

Saiful pernah berkali-kali mencoba tes masuk TNI, tetapi selalu gagal.

Hingga akhirnya dia memutuskan untuk berbohong kepada keluarganya.

"Saya malu pulang ke rumah di Blora karena mendaftar TNI gagal terus sudah empat kali. Makanya, saya enggak pulang biar orang rumah tahu saya jadi TNI," ujar Saiful saat diinterogasi petugas di Makodim 0710 Pekalongan, Rabu (22/1/2020).

Saiful telah menikah selama tujuh tahun dan telah dikaruniai anak.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X