"Geng Donki" Pelaku Begal di Bali Ditangkap Polisi, Isinya Anak-anak Sekolah

Kompas.com - 24/01/2020, 16:27 WIB
Sebanyak 14 remaja yang tergabung dalam Geng Donki ditangkap polisi di Denpasar, Bali. Mereka kerap melakukan pembegalan dengan mengendarai motor. KOMPAS.com/IMAM ROSIDINSebanyak 14 remaja yang tergabung dalam Geng Donki ditangkap polisi di Denpasar, Bali. Mereka kerap melakukan pembegalan dengan mengendarai motor.

DENPASAR, KOMPAS.com - Sebanyak 14 remaja yang masih duduk di bangku sekolah menamakan diri sebagai Geng Donki diringkus Polresta Denpasar, Senin (20/1/2020).

Mereka ditangkap karena meresahkan masyarakat dengan melakukan begal di lima tempat berbeda di Denpasar.

Baca juga: Video Kecelakaan dengan Kepala Korban Putus Beredar, Ini Penjelasan Polisi

Kepala Polresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan mengatakan, ke-14 remaja itu adalah IGK (17), DPP (17), MRS (16), IKD (16), RPS (16), KAB (15), GYP (15), GM (15), SAS (15), DKP (14), KA (14), IGM (14), WPP (14), dan KBM (13).


"Ini adalah kejahatan jalanan yang dilakukan oleh kelompok oleh nama gengnya, Geng Donki. Dalam kelompok ini, anggotanya adalah mayoritas pelajar di bawah umur," kata Ruddi, Jumat (24/1/2020).

Baca juga: Tiga Pasien Diduga Terinfeksi Virus Corona Dirawat di Bali, 2 Anak-anak

Ruddi mengatakan, mereka ditangkap sekitar pukul 22.00 WITA saat berkumpul di kawasan Kesambi, Denpasar. Penangkapan tersebut dilakukan setelah adanya laporan korban pembegalan.

Saat itu, korban mengendarai sepeda motor dan dihadang oleh para pelaku. Motornya diberhentikan dan para pelaku mengambil ponsel milik korban.

Baca juga: Kronologi Pelajar SMA Hilang 2 Bulan Lalu Ditemukan Tinggal Tengkorak

Dari penangkapan ini, polisi menyita 7 ponsel hasil begal. Sejak beraksi dalam geng ini enam bulan lalu, mereka meraup keuntungan dari kejahatannya hingga Rp 35 juta.

"Setiap beraksi, para remaja ini mengantongi sekitar Rp 750.000 per orang. Uangnya dipakai untuk membeli minuman alkohol juga," kata Ruddi.

Baca juga: Derita Sukiyah, Berteman Gelap hingga Rambut Jadi Sarang Tikus

Kini pihak kepolisian masih mendalami perjalanan Geng Donki tersebut dan menyelidiki kemungkinan keterlibatan remaja lain.

Sementara itu, atas perbuatannya, 14 anak remaja ini dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan 365 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 9 tahun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Regional
Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Regional
Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

Regional
Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

Regional
Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Regional
Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Regional
Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Regional
Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Regional
Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Regional
Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Regional
Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X