Antisipasi Virus Corona, Semua Bandara di Kaltim Dipasang Thermoscanner

Kompas.com - 24/01/2020, 14:04 WIB
Bandara APT Pranoto Samarinda Kalimantan Timur, Jumat (8/11/2019). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONBandara APT Pranoto Samarinda Kalimantan Timur, Jumat (8/11/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kalimantan Timur meminta semua bandara di Kaltim dipasang alat pendeteksi suhu tubuh, thermoscanner.

Langkah itu sebagai upaya menghalau masuknya wabah virus corona ke Kaltim.

Wabah ini tengah merebak di Kota Wuhan, China sejak 31 Desember 2019 lalu.

Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kaltim Dinas Kesehatan Kaltim dr Soeharsono mengatakan, dua bandara sudah terpasang alat thermoscanner yakni di Bandara APT Pranoto Samarinda dan Bandara Sepinggan Balikpapan.

"Yang paling rawan di Bandara Balikpapan. Karena ada penerbangan luar negeri. Tapi tak menutup kemungkinan di bandara domestik seperti Samarinda juga terkena karena lalu lintas penumpang dari bandara Internasional," ungkap dia saat dihubungi, Kamis (23/1/2020).

Baca juga: Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Koordinator Wilayah Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Samarinda, Heru Sasongko mengatakan pihaknya sudah memasang thermoscanner di Bandara APT Pranoto sejak sepekan lalu.

Alat itu, kata Heru, akan mendeteksi suhu tubuh penumpang. Jika ada penumpang yang suhu tubuhnya di atas 40 derajat akan terlihat berwarna merah di thermoscanner.

"Sudah terpasang pekan lalu. Alat itu sebenarnya sudah ada November 2019 lalu. Tapi baru terpasang karena teknisnya baru datang," ungkap Heru, terpisah.

Heru menjelaskan jika ada penumpang yang terdeteksi suhu tubuh di atas 40 derajat maka pihaknya akan menanyakan lebih lanjut kondisi penumpang bersangkutan.

"Nanti kami tanyakan apakah dia sakit atau yang yang bersangkutan melakukan perjalanan dari daerah yang berpotensi virus itu, yang kita duga. Atau mungkin penyakit lain, kami lihat gejala berdasarkan suhu tubuhnya," kata dia.

Baca juga: Pasien yang Diduga Terinfeksi Virus Corona Dirawat di Ruang Isolasi RSPI

Hanya, kekurangan alat ini jika ada suhu dari luar ruangan maka deteksi alat menjadi bias.

"Makanya kita pasangan di ruangan tertutup. Di ruang tunggu dan bagasi," kata dia.

Sejauh ini, kata Heru, belum ada yang terdeteksi virus corona di Kaltim.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X