Monyet Ekor Panjang Gunung Ciremai Ditangkapi karena Overpopulasi dan Kurang Pakan

Kompas.com - 24/01/2020, 13:44 WIB
Koboi (50) salah satu warga tim Suku Baduy Banten menunjukan kandang sementara yang berisi monyet ekor panjang di Desa Cibeureum Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan Jawa Barat, Selasa (21/1/2020). MUHAMAD SYAHRI ROMDHONKoboi (50) salah satu warga tim Suku Baduy Banten menunjukan kandang sementara yang berisi monyet ekor panjang di Desa Cibeureum Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan Jawa Barat, Selasa (21/1/2020).

KUNINGAN, KOMPAS.com – Penangkapam 120 ekor monyet jenis ekor panjang yang dilakukan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Jawa Barat juga berkerjasama dengan Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC).

BTNGC melakukan penanganan bagi monyet sekaligus tumbuhan makanan yang masuk dalam kawasan BTNGC.

San Andre, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah 1 Kuningan BTNGC, membenarkan adanya laporan masyarakat Desa Cibeureum Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan yang tergangu serangan monyet ekor panjang.

Baca juga: Meresahkan Warga, 120 Monyet Ekor Panjang di Gunung Ciremai Ditangkap

 

Kawanan monyet itu merusak tanaman, hingga masuk ke permukiman warga untuk mencari makanan.

Atas dasar itu, kata Andre, BTNGC turut serta melakukan penanganan masalah tersebut bersama BBKSDA Jabar.

BTNGC menangani khusus monyet yang berada di dalam kawasan BTNGC, sementara BBKSDA menangani monyet yang sudah keluar area atau kawasan BTNGC.

Baca juga: Kurangi Populasi, Monyet Ekor Panjang Ingin Diekspor ke China dan Amerika

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X