Panitia Angket Duga Ada Pembangunan Proyek di Jember yang Melanggar Hukum

Kompas.com - 23/01/2020, 20:37 WIB
Rapat panitia hak angket DPRD Jember dengan sejumlah jasa kontraktor untuk meminta keterangan tentang pembangunan proyek di Jember KOMPAS.COM/BAGUS SUPRIADIRapat panitia hak angket DPRD Jember dengan sejumlah jasa kontraktor untuk meminta keterangan tentang pembangunan proyek di Jember

JEMBER, KOMPAS.com – Kelompok Kerja II Panitia Hak Angket DPRD Jember memanggil sejumlah pelaku jasa konstruksi Jember, Kamis (23/1/2020).

Mereka meminta keterangan terkait pembangunan sejumlah proyek. Mulai dari pembangunan puskesmas, kecamatan, sekolah dan lainnya.

Banyak fakta yang ditemukan terkait dugaan pelanggaran hukum proyek pembangunan di Kabupaten Jember. Seperti penyatuan dua item yang berbeda.

Kendala lain yang ditemukan adalah keterlambatan proses pembangunan, pembayaran yang terlambat, kualitas yang tidak kuat hingga pengerjaan proyek yang sangat sebentar.

Baca juga: Tersangka Korupsi Kasus Pasar Manggisan Terlibat Banyak Proyek Pemkab Jember

“Banyak pengerjaan yang tidak sesuai jadwal karena waktu yang mepet,” kata Endi Marta Negara, Wakil Ketua Umum Bidang Jasa Konstruksi Kadin Jember pada Kompas.com, di gedung DPRD Jember.

Menurut dia, pembangunan proyek tergantung nilai, namun ideanya selama 120 hari. Selama ini yang berlaku mulai dari 50 hari hingga 70 hari.

“Banyak pekerjaan akhir tahun yang sangat mepet, dampaknya pada kualitas bangunan itu sendiri,” tutur dia.

Banyaknya persoalan proyek pembangunan tersebut sudah terjadi sejak tahun 2017 lalu. Dia mencontohkan pembangunan ruang terbukan hijau (RTH) yang terlambat.

Bahkan sampai sekarang ada yang masih belum selesai.

Sementara itu, David Handoko Seto, juru bicara Panitia Hak Angket menambahkan, pihaknya sudah memanggil beberapa kali pihak jasa konstruksi dan pengadaan barang dan jasa untuk diminta keterangan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jubir Satgas Covid-19 Kaltim dan Istri Terjangkit Virus Corona

Jubir Satgas Covid-19 Kaltim dan Istri Terjangkit Virus Corona

Regional
Tragis, Bocah Tewas Tertabrak Truk Tangki Saat Tidur Lelap di Rumah

Tragis, Bocah Tewas Tertabrak Truk Tangki Saat Tidur Lelap di Rumah

Regional
Nasib Malang Pengemudi Ojol, Terkena Order Fiktif, Uang Tabungan Juga Habis Dikuras Penipu

Nasib Malang Pengemudi Ojol, Terkena Order Fiktif, Uang Tabungan Juga Habis Dikuras Penipu

Regional
[POPULER NUSANTARA] Klarifikasi Wali Kota Tegal Soal Konser Dangdut | Jumlah Harta Kekayaan Adik Ratu Atut

[POPULER NUSANTARA] Klarifikasi Wali Kota Tegal Soal Konser Dangdut | Jumlah Harta Kekayaan Adik Ratu Atut

Regional
Beri Tumpangan yang Berujung Pembunuhan, Perempuan Hamil Tewas di Tangan Begal

Beri Tumpangan yang Berujung Pembunuhan, Perempuan Hamil Tewas di Tangan Begal

Regional
Kepalanya Terbentur Batu Usai Diperkosa 5 Pria, Wanita Ini Tewas

Kepalanya Terbentur Batu Usai Diperkosa 5 Pria, Wanita Ini Tewas

Regional
Pengakuan Pelaku Pemerkosaan Wanita di Pinggir Sungai

Pengakuan Pelaku Pemerkosaan Wanita di Pinggir Sungai

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal Setelah Kabur dari Rumah Sakit, Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan

Pasien Covid-19 Meninggal Setelah Kabur dari Rumah Sakit, Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan

Regional
Pura-pura Jadi Pembeli, Eks Karyawan Toko Emas Rampok Perhiasan Senilai 170 Juta

Pura-pura Jadi Pembeli, Eks Karyawan Toko Emas Rampok Perhiasan Senilai 170 Juta

Regional
Gubernur Sulsel Tunjuk 7 Pjs Gantikan Bupati yang Cuti Kampanye, Ini Rinciannya...

Gubernur Sulsel Tunjuk 7 Pjs Gantikan Bupati yang Cuti Kampanye, Ini Rinciannya...

Regional
Kota Malang Masih Zona Merah, Jalan Ijen Ditutup Saat Akhir Pekan

Kota Malang Masih Zona Merah, Jalan Ijen Ditutup Saat Akhir Pekan

Regional
Temukan Wanita Pingsan di Pinggir Sungai, Bukannya Ditolong Malah Diperkosa 5 Pria

Temukan Wanita Pingsan di Pinggir Sungai, Bukannya Ditolong Malah Diperkosa 5 Pria

Regional
3 Tenaga Medis Positif Covid-19, Layanan IGD RS Abdul Manap Jambi Ditutup

3 Tenaga Medis Positif Covid-19, Layanan IGD RS Abdul Manap Jambi Ditutup

Regional
Bupati Serang dan Pandeglang Cuti Kampanye, Wagub Banten Tunjuk 2 Pjs

Bupati Serang dan Pandeglang Cuti Kampanye, Wagub Banten Tunjuk 2 Pjs

Regional
Ketua PN Lubuk Basung Sumbar Meninggal karena Tenggelam di Kolam Renang

Ketua PN Lubuk Basung Sumbar Meninggal karena Tenggelam di Kolam Renang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X