Meresahkan Warga, 120 Monyet Ekor Panjang di Gunung Ciremai Ditangkap

Kompas.com - 23/01/2020, 20:09 WIB
Koboi (50) salah satu warga tim Suku Baduy Banten menunjukan kandang sementara yang berisi monyet ekor panjang di Desa Cibeureum Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan Jawa Barat, Selasa (21/1/2020). MUHAMAD SYAHRI ROMDHONKoboi (50) salah satu warga tim Suku Baduy Banten menunjukan kandang sementara yang berisi monyet ekor panjang di Desa Cibeureum Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan Jawa Barat, Selasa (21/1/2020).

KUNINGAN, KOMPAS.com – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat menangkap sekitar seratus dua puluh ekor monyet jenis ekor panjang yang hidup di kaki Gunung Ciremai, di Desa Cibeureum, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Polisi Kehutanan BBKSDA Jawa Barat Ade Kurniadi Karim menyampaikan, penangkapan ini dilakukan berdasarkan permohonan warga Desa Cibeurum kepada BBKSDA Jawa Barat.

Mereka mengaku sudah merasa sangat terganggu dan terancam oleh kawanan monyet karena masuk ke permukiman dan memakan hasil tanaman warga.

“Konflik satwa dalam artian monyetnya sudah menjadi hama atau gangguan bagi para petani hutan atau masyarakat yang hidup berbatasan dengan kawasan hutan,” kata Ade kepada Kompas.com melalui aplikasi media sosial, Kamis (23/1/2020) siang.

Baca juga: Surili Berkeliaran di Permukiman, Monyet Langka Maskot PON Jabar 2016, Diduga Binatang Peliharaan

Proses selanjutnya, kata Ade, BBKSDA berkoordinasi dengan PT Primaco Purwakarta untuk kerjasama dalam penanganan gangguan monyet-monyet tersebut.

Sebagai fasilitator, petugas BBKSDA melakuan pemantauan di lapangan kegiatan yang berlangsung selama empat hari dari Sabtu 19 hingga Selasa 22 Januari 2020.

Penangkapan satwa dilakukan secara manual oleh tim dari Suku Baduy Banten.

Ade menilai, mereka mahir dan memiliki keahlian cara penangkapan monyet dengan tanpa melukai monyet.

Mereka juga sangat berpengalaman dalam hal penangan konflik satwa monyet di beberapa tempat di wilayah kerja BBKSDA Jabar.

“Ketika akan mengangkut satwa dari desa terdampak ke PT Primaco dikeluarkan Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Liar Dalam Negeri (SATS DN) oleh BBKSDA Jabar. Selanjutnya, dibawa ke penangkaran monyet ekor panjang ke kandang karantina PT Primaco Indonesia di Purwakarta. Sebanyak kurang lebih 120 ekor,” tambah Ade melalui aplikasi pesan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X