Pelajar yang Bunuh Begal Divonis 1 Tahun, Pengacara: Kami Pikir-pikir

Kompas.com - 23/01/2020, 18:26 WIB
Ilustrasi pengadilan. SHUTTERSTOCKIlustrasi pengadilan.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - ZA (17), pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Malang, yang membunuh begal karena membela diri divonis hakim dengan pidana pembinaan selama satu tahun.

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Kamis (23/1/2020), ZA diputus bersalah.

Oleh hakim, ZA dinyatakan melanggar Pasal 351 Ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan orang lain meninggal dunia.

Baca juga: Pelajar yang Bunuh Begal Divonis Pidana Pembinaan Selama 1 Tahun

Menanggapi putusan itu, pengacara ZA, Bakti Reza Hidayat mengaku masih pikir-pikir. Dan belum bisa memberikan jawaban apakah akan menolak atau menerima putusan tersebut.

"Kami pikir-pikir hari ini. Kami tidak menerima dan tidak menolak," kata dia.

Dalam persidangan yang dipimpin oleh hakim tunggal, Nuny Defiary, putusan vonis terhadap ZA sama dengan tuntutan yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU).

Dengan vonis itu, ZA harus menjalani pidana pembinaan selama satu tahun di Lembaga Kesejahteraan sosial Anak (LKSA) Darul Aitam di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

"Mengadili satu, menyatakan bahwa ZA terbukti secara sah melakukan tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan mati. Dua, menjatuhkan pidana kepada anak dengan pidana pembinaan dalam LKSA selama satu tahun. Sang anak diberikan pendampingan dan pembimbingan," kata Nuny, saat membacakan putusannya.

Baca juga: Nasib Tragis Suami di Probolinggo, Sudah Diselingkuhi Masih Dibacok Istrinya

Seperti diberitakan sebelumnya, ZA terpaksa membunuh begal bernama Misnan karena merasa terancam dan ingin membela diri.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 8 September 2019.

Saat itu, ZA dan pacarnya akan dibegal oleh Misnan. Tidak hanya ingin membegal, Misnan dan rekannya juga diketahui akan melakukan pemerkosaan terhadap pacar ZA.

Karena merasa terancam, ZA akhirnya mengambil pisau di jok motornya dan menusuk Misnan.

Penulis : Kontributor Malang, Andi Hartik | Editor : Robertus Belarminus

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Regional
38 Warga Keracunan usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

38 Warga Keracunan usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

Regional
Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Regional
Bupati Wonogiri: Kami Sudah Zero Covid-19

Bupati Wonogiri: Kami Sudah Zero Covid-19

Regional
Saat Karya Imelda Adams Seniman Asal Cilegon Tampil di Akun Resmi Instagram

Saat Karya Imelda Adams Seniman Asal Cilegon Tampil di Akun Resmi Instagram

Regional
Dihantam Kereta dan Terseret 30 Meter, Honda Jazz Ringsek, Sopir Lecet-lecet

Dihantam Kereta dan Terseret 30 Meter, Honda Jazz Ringsek, Sopir Lecet-lecet

Regional
Tenaga Medis Covid-19 Diintimidasi hingga Trauma, Ganjar: Siapa yang Mengancam?

Tenaga Medis Covid-19 Diintimidasi hingga Trauma, Ganjar: Siapa yang Mengancam?

Regional
Buntut Rencana Diskusi CLS UGM, Penyelenggara dan Narasumber Mendapat Teror dan Ancaman Pembunuhan

Buntut Rencana Diskusi CLS UGM, Penyelenggara dan Narasumber Mendapat Teror dan Ancaman Pembunuhan

Regional
Diduga Unggah Gambar Mirip Logo PKI di Instagram, Seorang Pria di Jambi Ditangkap Polisi

Diduga Unggah Gambar Mirip Logo PKI di Instagram, Seorang Pria di Jambi Ditangkap Polisi

Regional
Detik-detik Honda Jazz Tertabrak Kereta Api di Grobogan, Pengemudi Selamat meski Mobil Ringsek

Detik-detik Honda Jazz Tertabrak Kereta Api di Grobogan, Pengemudi Selamat meski Mobil Ringsek

Regional
BIN Gelar Rapid Test Massal di Kawasan Zona Merah Surabaya, 153 Orang Reaktif

BIN Gelar Rapid Test Massal di Kawasan Zona Merah Surabaya, 153 Orang Reaktif

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 17, Terbanyak dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Pasien Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 17, Terbanyak dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Regional
Pilkada Diundur, Bakal Cagub Sumbar Siapkan Dana Ekstra sampai Rp 50 Miliar

Pilkada Diundur, Bakal Cagub Sumbar Siapkan Dana Ekstra sampai Rp 50 Miliar

Regional
Pemprov Sulsel Klaim 12 Kabupaten Sudah Aman dari Covid-19

Pemprov Sulsel Klaim 12 Kabupaten Sudah Aman dari Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X