Pemecatan Helmy Yahya dari Dirut TVRI, DPR: Harus Audit Investigasi

Kompas.com - 23/01/2020, 12:57 WIB
Anggota Komisi 1 DPR RI dari Fraksi NasDem Muhammad Farhan. KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANAAnggota Komisi 1 DPR RI dari Fraksi NasDem Muhammad Farhan.

BANDUNG, KOMPAS.com - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi NasDem Muhammad Farhan menilai, pasca pemecatan Dirut TVRI Helmy Yahya oleh Dewan pengawas (Dewas) diperlukan adanya audit investigasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Farhan mengatakan, pemecatan Helmy Yahya sebagai direktur utama TVRI merupakan langkah yang salah.

Sebab, sejak di bawah kepemimpinan Helmy, TVRI telah banyak berbenah dan memasuki kinerja programming tepat dalam parameter kuantitatif yang diakui.

"TVRI adalah aset bangsa yang harus diselamatkan. Untuk itu perlu dilakukan audit investigasi lanjutan atau penyelidikan dengan tujuan tertentu," kata Farhan di Bandung, Kamis (23/1/2020).

Baca juga: Menkominfo: Penunjukkan Dirut TVRI Pengganti Hemly Yahya Wewenang Dewan Pengawas

Farhan menambahkan, langkah dewan pengawas memecat Helmy Yahya bukan solusi tepat jika ingin memajukan dan meningkatkan kualitas TVRI yang kalah saing dengan televisi swasta.

"Pemecatan dirut saat ini merupakan langkah mundur dari segala prestasi yang pernah dicapai TVRI,” tuturnya.

Dikatakan Farhan, pemecatan Helmy Yahya syarat dengan kepentingan salah satu kelompok  jika ditinjau dari Undang-Undang RI Nomor 32/2002 tentang Penyiaran.

Dalam peraturan itu, kata dia, direktur utama dipilih oleh Dewan Pengawas.

Menurut dia, dengan permasalahan yang muncul saat ini seharusnya antara direktur dan dewan pengawas mampu memberikan solusi dengan bermusyawarah.

“PP 13 tahun 2005 menyatakan bahwa dewan direksi itu dipilih dan ditetapkan oleh Dewas. Jadi sebenarnya dirut itu orang pilihan Dewas,” katanya.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah Uji Pembebanan, Alun-alun Surabaya Segera Dilalui Kendaraan

Sudah Uji Pembebanan, Alun-alun Surabaya Segera Dilalui Kendaraan

Regional
Kabur Saat Akan Hadapi Sidang Putusan, Serli Diminta Menyerahkan Diri.

Kabur Saat Akan Hadapi Sidang Putusan, Serli Diminta Menyerahkan Diri.

Regional
Bunadin Batal Umrah Sekeluarga, Padahal Sudah Berangkatkan Ibu dari Probolinggo ke Makassar

Bunadin Batal Umrah Sekeluarga, Padahal Sudah Berangkatkan Ibu dari Probolinggo ke Makassar

Regional
Hampir Menangis, Yusrinda dan 52 Orang Rombongan Keluarganya Gagal Umrah Gara-gara Corona

Hampir Menangis, Yusrinda dan 52 Orang Rombongan Keluarganya Gagal Umrah Gara-gara Corona

Regional
Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Regional
Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Regional
Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Regional
Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Regional
Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Regional
Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Regional
PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

Regional
Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Regional
Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Regional
Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Regional
Pemasok Kartu Ponsel 'Gojek Tuyul' Ditangkap, Punya 4.500 Kartu Siap Pakai

Pemasok Kartu Ponsel "Gojek Tuyul" Ditangkap, Punya 4.500 Kartu Siap Pakai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X