Bandara Ahmad Yani Antisipasi Virus Corona, Penumpang Demam Tinggi Akan Diisolasi

Kompas.com - 23/01/2020, 12:10 WIB
Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang pada Kamis (23/1) memantau suhu tubuh penumpang dari luar negeri yang tiba di Bandara Internasional Jenderal Besar Ahmad Yani Semarang menggunakan alat pemindai suhu tubuh dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona. Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang pada Kamis (23/1) memantau suhu tubuh penumpang dari luar negeri yang tiba di Bandara Internasional Jenderal Besar Ahmad Yani Semarang menggunakan alat pemindai suhu tubuh dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona.

SEMARANG, KOMPAS.com- Kantor Kesehatan Pelabuhan Semarang memantau kedatangan penumpang dari luar negeri untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Pemantauan berlangsung di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional Jenderal Besar Ahmad Yani Semarang menggunakan alat pemindai suhu tubuh.

Proses tersebut sudah tampak saat penumpang AirAsia AK 328 dari Kuala Lumpur tiba di Bandara Ahmad Yani pada Kamis (23/1/2020.

Baca juga: Masyarakat Tak Perlu Resah, Virus Corona Tak Ada di Indonesia

Sebelum menjalani pemeriksaan imigrasi, suhu tubuh para penumpang dipindai satu demi satu.

"Dari pemeriksaan dan pengawasan yang kami lakukan tadi, semua suhu tubuh penumpang normal," kata Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang Ariyanti.

Ariyanti mengatakan, pemindaian suhu tubuh akan terus dilakukan kepada penumpang yang datang dari Malaysia, Singapura, dan China.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jika ada seseorang yang suhunya 38 derajat Celcius atau terindikasi demam, maka akan kita tindak lanjuti dengan membawa ke ruang isolasi yang sudah disediakan," kata Ariyanti.

Baca juga: Cegah Penyebaran Virus Corona, Pemerintah China Tutup Akses Transportasi

Pengawasan kesehatan penumpang juga dilakukan di Bandara Internasional Adi Soemarmo, dan Pelabuhan Tanjung Emas.

"Akan kita periksa dan observasi, serta bisa dirujuk ke rumah sakit jika ada indikasi yang bersangkutan menderita penyakit menular," kata Ariyanti.

 

Baca tentang


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X