Pesta Miras Oplosan Perayaan Ultah Berujung Maut, 4 Orang Tewas, 5 Kritis

Kompas.com - 23/01/2020, 10:10 WIB
Para korban minuman keras oplosan tewas dan telah dimakamkan di kampung halamannya masing-masing di Desa Jayamukti Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (23/1/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAPara korban minuman keras oplosan tewas dan telah dimakamkan di kampung halamannya masing-masing di Desa Jayamukti Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (23/1/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Empat pemuda tewas seusai menenggak minuman keras oplosan (miras oplosan) di Kampung Ceungceum Desa Jayamukti Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (23/1/2020) pagi.

Para korban sempat dirawat di rumah sakit umum daerah (RSUD) SMC Kabupaten Tasikmalaya selama dua hari. 

Empat korban tersebut akhirnya meninggal. 

Baca juga: Tenggak Miras Oplosan, Sepasang Kekasih di Sumsel Tewas Keracunan

Sebelumnya, keempatnya pesta minuman keras bersama 11 orang lainnya yang masih teman sekampungnya pada Selasa (21/1/2020). 

Keseluruhan korban yang ikut pesta miras berasal dari Kampung Ceungceum, Nangorak, Gurawilan dan Rawa yang masih satu Desa Jayamukti.

Sampai sekarang lima korban pesta miras oplosan lainnya masih dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan sementara enam lainnya sudah diperbolehkan pulang. 

Baca juga: Jual Miras Oplosan untuk Pesta Malam Tahun Baru, Ibu Rumah Tangga Diamankan Polisi

 

Perayaan ultah

Pesta miras itu dilaksanakan oleh inisiatif salah satu korban untuk merayakan temannya yang ulang tahun.

"Mereka pesta miras oplosan dengan dalih untuk merayakan ulang tahun temannya," jelas Babinsa Desa Jayamukti Pelda Asep Ruhimat saat di lokasi korban, Rabu pagi.

Baca juga: Kronologi Miras Oplosan Berujung Maut: Pesta Miras Selama 2 Hari, Korban Minum 10 Botol

"Saat ini masih ada lima yang masih kritis dirawat di rumah sakit. Yang meninggal sekarang jumlahnya empat orang." 

Asep menambahkan, saat kejadian tak lama setelah pesta miras ke-15 pemuda itu mengalami mual dan muntah-muntah serta ada sebagian yang langsung tak sadarkan diri.

Mereka langsung dibawa ke rumah sakit tapi nyawanya tak tertolong.

Baca juga: Buntut Pria Tewas Usai Pesta Miras Oplosan, Polisi Amankan 2 Pemasok

 

4 tewas, 5 kritis

Keempat korban yang telah meninggal karena miras oplosan tersebut  yakni Yudi (17), Tedi (25), Dapa (17) dan Rendi (17).

Adapun para korban lainnya yang masih kritis di rumah sakit adalah Dika, Ukong, Fanji, Yaya dan Andi Purnama.

Baca juga: Malam Berdarah, Ibu Hamil Tewas di Tangan Sepupu, Polisi Sebut Pelaku Usai Pesta Miras

Sedangkan teman lainnya sudah bisa pulang setelah mendapatkan perawatan dari rumah sakit.

"Para korban pesta miras ini dilakukannya di 4 Kampung tetapi kami masih tetap melakukan pendataan terhadap korban," kata Asep. 

Baca juga: Mabuk Miras, Pria Ini Bunuh Kakak Kandungnya

 

Campuran alkohol dan minuman energi 

Menurut Asep, miras oplosan yang diminum para pemuda tersebut campuran 75 persen alkohol dan minuman energi. 

"Karena, mereka telah minum alkohol 75 persen dicampur minuman energi yang dilakukan dua korban, tetapi dari mereka mengajak teman lain dengan alasan untuk merayakan ulang tahun," pungkasnya.

Baca juga: Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sampai sekarang keempat korban telah dimakamkan oleh keluarganya masing-masing.

Tiga dari empat korban yang meninggal selama ini berstatusnya sebagai pelajar SMK di Kabupaten Tasikmalaya.

Baca juga: Viral Pelajar di Pinrang Diduga Pesta Miras di Sebuah Taman

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Regional
Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Regional
Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Regional
Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Regional
Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Regional
5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

Regional
Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Regional
KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

Regional
ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

Regional
Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Regional
Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Regional
Paguyuban Hegarmanah Bandung Serahkan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Paguyuban Hegarmanah Bandung Serahkan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X