Agar Tetap Bernilai, Warga Diminta Jaga Keaslian Bunker Peninggalan Belanda di Klaten

Kompas.com - 22/01/2020, 21:40 WIB
Tim BPCB Jateng mengecek kondisi terowongan atau bunker bekas Pabrik Gula Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jateng. Dokumentasi BPCB JatengTim BPCB Jateng mengecek kondisi terowongan atau bunker bekas Pabrik Gula Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jateng.

KLATEN, KOMPAS.com - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng minta warga menjaga keaslian dan kelestarian bunker atau terowongan di bekas Pabrik Gula Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jateng.

Anggota tim BPCB Jateng yang juga Kepala Unit Candi Sewu, Deny Wahju Hidayat mengatakan, dari pengamatan, struktur bangunan kolonial itu diperkirakan beridir sama dengan Pabrik Gula Cokro.

Dilihat dari jenis batu bata dan bligonnya, terowongan digunakan sebagai tempat pembuangan sisa produksi Pabrik Gula itu dibangun sekitar tahun 1.800.

"Saran kami supaya masyarakat tetap ikut menjaga kelestariannya. Kami siap memberikan konseling terkait dengan cara konservasinya," kata Deny, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (22/1/2020).

Deni menyayangkan adanya pembukaan pintu baru pada terowongan tersebut di salah satu rumah milik warga.

Seharusnya, sebelum membuat lubang baru tersebut dikonsultasikan terlebih dahulu kepada BPCB.

Deni berharap jangan sampai ada lubang baru lagi di saluran terowongan.

Karena jika sampai ada banyak lubang justru dapat merusak keaslian bangunan terowongan.

Jika bangunan tersebut rusak, maka terowongan tidak memiliki daya tarik lagi bagi wisatawan atau pengunjung.

"Kami ingin terowongan itu tetap asli tapi terawat. Kami menyediakan tempat berkonsultasi dan kami memiliki tenaga ahli konservasi batu bata," jelas dia.

Baca juga: Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Rumah Tertimbun Tanah Longsor di Kota Tarakan, 4 Orang Tewas

3 Rumah Tertimbun Tanah Longsor di Kota Tarakan, 4 Orang Tewas

Regional
Cerita Tetangga Rumah Tua Milik Mantan Bupati yang Fotonya Viral di Media Sosial

Cerita Tetangga Rumah Tua Milik Mantan Bupati yang Fotonya Viral di Media Sosial

Regional
Cegah Potensi Penularan Covid-19, Begini Cara Pondok Pesantren Tebuireng

Cegah Potensi Penularan Covid-19, Begini Cara Pondok Pesantren Tebuireng

Regional
Cerita Santri dari Tempat Isolasi di Banyumas: Makan Tepat Waktu, 4 Sehat 5 Sempurna

Cerita Santri dari Tempat Isolasi di Banyumas: Makan Tepat Waktu, 4 Sehat 5 Sempurna

Regional
Ganjar Telepon Gus Miftah, Minta Batalkan Pengajian di Pemalang

Ganjar Telepon Gus Miftah, Minta Batalkan Pengajian di Pemalang

Regional
523 Kasus Aktif Covid-19 di NTB, Pemprov Jamin Ruang Isolasi Masih Mencukupi

523 Kasus Aktif Covid-19 di NTB, Pemprov Jamin Ruang Isolasi Masih Mencukupi

Regional
Pasien Covid-19 Membeludak, Gedung Isolasi RSUD Tasikmalaya Penuh

Pasien Covid-19 Membeludak, Gedung Isolasi RSUD Tasikmalaya Penuh

Regional
Atlet Arum Jeram Tanam Pohon dan Sebar Bibit Ikan di Sungai Wisata Pertama di Jatim

Atlet Arum Jeram Tanam Pohon dan Sebar Bibit Ikan di Sungai Wisata Pertama di Jatim

Regional
2 ASN di Nunukan Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Transmisi Lokal

2 ASN di Nunukan Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Transmisi Lokal

Regional
13 Pasien Sembuh dari Covid-19, Kabupaten Ende Bebas dari Corona

13 Pasien Sembuh dari Covid-19, Kabupaten Ende Bebas dari Corona

Regional
Pembunuhan Berencana Pengusaha Rental Mobil, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Pembunuhan Berencana Pengusaha Rental Mobil, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Regional
Polisi: Kecelakaan Maut di Jalintim Timur Berawal dari Mobil Putih yang Mengebut

Polisi: Kecelakaan Maut di Jalintim Timur Berawal dari Mobil Putih yang Mengebut

Regional
Baru 2 Minggu Bekerja Menyelam Cari Emas, Siswa SMA Tewas Tertimbun

Baru 2 Minggu Bekerja Menyelam Cari Emas, Siswa SMA Tewas Tertimbun

Regional
Terombang-ambing karena Perahu Terbalik di Laut, 6 Nelayan Ditemukan Selamat

Terombang-ambing karena Perahu Terbalik di Laut, 6 Nelayan Ditemukan Selamat

Regional
Cerita Sukri Korban Kecelakaan Maut di Jalintim, Lihat Mobil Putih Ngebut lalu Tabrak 3 Kendaraan

Cerita Sukri Korban Kecelakaan Maut di Jalintim, Lihat Mobil Putih Ngebut lalu Tabrak 3 Kendaraan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X