Kepala BNBP Sebut Kecilnya Drainase Penyebab Sawah Terendam Banjir di Samarinda

Kompas.com - 22/01/2020, 21:01 WIB
Sawah warga Kelurahan Lempake Samarinda, Kalimantan Timur yang direndam banjir, Jumat (17/1/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONSawah warga Kelurahan Lempake Samarinda, Kalimantan Timur yang direndam banjir, Jumat (17/1/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Doni Monardo meninjau puluhan hektar sawah milik warga Kelurahan Lempake, Samarinda, Kalimantan Timur, yang terendam banjir, Rabu (22/1/2020).

Usai tinjauan, Doni mengatakan, banjir yang merendam sawah warga hingga dua pekan lamanya karena tidak ada saluran pembuangan air.

Doni kemudian menghubungi Dirjen Sumber Daya Air (SDA) dan Dirjen Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membantu pelebaran drainase yang ada di lokasi persawahan. 

Doni mengatakan, PUPR janji akan menindaklanjuti.

"Drainasenya kecil. Jadi saya sudah minta bantuan ke Dirjen SDA dan Bina Marga untuk bantu pelebaran," ujar Doni kepada Kompas.com di Samarinda, Rabu.

Baca juga: Korban Banjir Samarinda Capai 18.000 Jiwa, Siaga Darurat Diberlakukan

Kunjungan Doni ke Kaltim dalam rangka meninjau pasca-banjir besar yang menggenangi sejumlah kecamatan serta tinjauan potensi bencana di Kaltim terlebih di lokasi calon ibu kota negara.

Doni mengatakan, masalah banjir adalah kejadian alam.

"Tapi genangan mestinya enggak boleh lama. Dalam hitungan sekian jam harus turun. Harus ada standar banjir bisa dikurangi," ungkap dia.

Doni mengimbau agar masyarakat memperbaiki pola hidup tertib buang sampah.

Hal itu agar sampah-sampah yang tersumbat di drainase bisa diminimalisasi dampaknya.

Selain meninjau beberapa lokasi di Kaltim, Doni juga menggelar pertemuan bersama Gubernur Kaltim Isran Noor di Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada, Samarinda.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea 'Red Alert' Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Korea "Red Alert" Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Regional
Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Regional
Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Regional
Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Regional
Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Regional
Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Regional
Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Regional
Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Regional
Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Regional
Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Regional
Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Regional
Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Mentawai, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Mentawai, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X