Kilas Daerah Jawa Tengah
KILAS DAERAH

Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Kompas.com - 22/01/2020, 16:09 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengumpulkan seluruh kepala sekolah dan guru SMA/SMK dan SLB dalam dalam acara lesehan bersama di Aula SMAN 3 Sragen, Rabu (22/1/2020). DOK. Humas Pemprov JatengGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengumpulkan seluruh kepala sekolah dan guru SMA/SMK dan SLB dalam dalam acara lesehan bersama di Aula SMAN 3 Sragen, Rabu (22/1/2020).

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memberikan arahan kepada seluruh kepala sekolah dan guru di Kabupaten Sragen agar aktif melakukan dan pembinaan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah masing-masing.

Hal itu dia sampaikan ketika mengumpulkan seluruh kepala sekolah dan guru SMA/SMK dan SLB dalam dalam acara lesehan bersama di Aula SMAN 3 Sragen, Rabu (22/1/2020).

Pengumpulan tersebut guna mencegah terjadinya kasus diskriminasi dan intoleransi di Sragen dan daerah lain di Jateng yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Siapa pun dia (korbannya) jangan sampai terulang. Saya titip betul kepada kepala sekolah dan guru agar itu tidak boleh terjadi lagi," ujarnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Warganya Dibantu Lepaskan Cincin, Gubernur Ganjar Berterima Kasih kepada Petugas Damkar

Walau begitu, Ganjar mengatakan, pengawasan kepada sekolah-sekolah di Sragen tidak dilakukan secara berlebihan.

Melainkan, lanjutnya, dibangun melalui komunikasi yang intens antara guru dan kepala sekolah yang dilakukan setiap hari.

"Soal sanksi, tentu ada. Tapi itu ada tahapnya mulai dari pembinaan. Kalau sudah tidak bisa dibina, ya kami berikan sanksi. Sudah ada beberapa tempat dikasih sanksi," terangnya .

Selain itu, Ganjar juga memberikan arahan tentang pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesaturan Republik Indonesia (NKRI) dan menekankan kasus diskriminasi dan intoleransi tidak boleh terjadi lagi.

Baca juga: Heboh Larangan Bupati Demak Soal Bertamu Saat Magrib-Isya, Ganjar: Tamu adalah Raja

"Maka kedatangan saya ke Sragen ini untuk menyampaikan pada murid, guru, wali murid agar kita sama-sama meluruskan. Kalau caranya salah kita benarkan, materinya salah kita evaluasi agar nanti tidak melenceng," jelasnya.

Dia pun berpesan kepada kepala sekolah agar segera meluruskan apabila ada yang melenceng dan tidak sesuai dengan nilai bangsa dan negara.

"Kalau tidak bisa meluruskan, nanti saya yang turun tangan meluruskan gurunya," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, kasus intoleransi di sekolah memang terjadi beberapa kali di Sragen.

Pihaknya sudah berupaya mencegah hal itu dengan memberikan edukasi serta sosialisasi kepada guru, siswa dan wali murid.

Baca juga: Ganjar Akan Cabut Izin Sekolah jika Gaji Guru Masih di Bawah UMK

"Kami juga tak bosan berkunjung ke sekolah-sekolah untuk memberikan motivasi serta pemahaman tentang idiologi Pancasila. Tentu kita harus bersama-sama, agar ini tidak terjadi lagi," katanya.

Adapun, turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati Sragen, Kapolres, dan Dandim.

Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantu Pelajar, Masjid dan Sekolah di Agam Dibekali Wifi Gratis

Bantu Pelajar, Masjid dan Sekolah di Agam Dibekali Wifi Gratis

Regional
Pegawai Terpapar Corona, Kantor RSUD Soekarno Babel Diliburkan

Pegawai Terpapar Corona, Kantor RSUD Soekarno Babel Diliburkan

Regional
Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Regional
Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Regional
Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

Regional
Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

Regional
Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Regional
Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

Regional
[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

Regional
Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

Regional
Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Regional
'Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?'

"Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?"

Regional
Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

Regional
Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

Regional
IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu dan Minta Pj Wali Kota Makassar Lakukan Tes Swab

IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu dan Minta Pj Wali Kota Makassar Lakukan Tes Swab

Regional
komentar di artikel lainnya